Dua Hari Operasi Zebra, 50 Pengendara Terekam Pelanggaran Tilang ETLE

Teguran Simpatik 65 Pengendara

 Save as PDF
(Last Updated On: )

OPS ZEBRA-Satlantas Polresta Denpasar Bagi-bagi Helm gratis Untuk Anak-anak. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Selama dua hari Operasi Zebra Agung 2023, tercatat ada 50 pengendara motor terekam pelanggaran tilang elektronik (ETLE). Guna membangun kesadaran masyarakat agar mematuhi aturan lalulintas, jajaran Satuan Lalulintas Polresta Denpasar melakukan sosialisasi salah satunya membagi-bagikan helm gratis dan permen coklat kepada pengendara. 
 
Pembagian helm dan coklat ini dilakukan pada saat personel Lalulintas menggelar Operasi Zebra Agung di simpang Cokroaminoto, Ubung, Denpasar, pada Selasa 5 September 2023. 
 
Sebagai upaya untuk membangun kesadaran anak-anak sejak dini tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas Satuan Lalu Lintas Polresta Denpasar bagi-bagi helm gratis untuk anak-anak saat gelar Operasi Zebra Agung di Simpang Cokroaminoto, Ubung, Selasa (5/9) pagi. Selain bagi helm gratis dalam operasi yang dipimpin 
 
Menurut Wakasatlantas Polresta Denpasar AKP AAN Saputra yang memimpin Operasi Zebra itu mengatakan pemberian coklat dan helm gratis ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada pengendara motor betapa pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. 
 
“Salah satunya pakai helm saat berkendara. Saat ini, kesadaran taat aturan lalu lintas pengendara masih kurang,” jelas AKP Aan Saputra dilokasi Ops Zebra. 
 
Diterangkanya, selama dua hari Operasi Zebra Agung 2023, tercatat ada 50 pengendara yang ditilang elektronik baik yang statis maupun yang mobile. Sehingga untuk menekan tingginya pelanggaran tersebut pihaknya melakukan penertiban dan sosialisasi. 
 
Dimana dalam sosialisasi itu, pihaknya tidak hanya turun ke jalan untuk bertemu pengendara motor, tapi juga mendatangi tempat usaha rental motor dan mobil, pemasangan spanduk, pembagikan stiker, sosialisasi lewat media sosial dan juga media massa. “Kita juga pasang tiga spanduk dan membagikan 126 stiker yang berisi ajakan untuk tertib berlalu-lintas,” terangnya. 
 
Menurutnya, sosialisasi dilakukan ke rental motor dan mobil karena banyak yang menyewa kendaraan, khususnya warga negara asing. Meski demikian, penerapan aturan hukum lalu lintas semua sama baik untuk warga asing dan lokal. 
 
“Selama ini temuan di lapangan banyak warga asing mengalami kecelakaan lalu lintas tidak pakai helm dan tidak punya SIM,” bebernya. 
 
Diungkapkanya, Ops Zebra yang berlangsung dari tanggal 4 September hingga 17 September 2023 ini mengalami penurunan sekitar 14 persen dari tahun sebelumnya. Meski menurun tapi jumlah pelanggaran masih tinggi. 
 
Hal ini karena efek dari gencarnya penindakan terhadap WNA yang melanggar. “Hari ini saja ada lima pengendara ditilang elektronik. Teguran simpatik 65 pengendara,” ujarnya. 
 
Diketahui, sejatinya ada tujuh jenis pelanggaran yang disasar Polantas dalam Operasi Zebra Agung 2023 kali ini. Yakni, pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur,  penggunaan helm tak bertandar SNI dan safety belt, pengendara dalam pengaruh atau mengkonsumsi alkohol, pengendara melawan arus, berkendara melebihi batas kecepatan hingga pelanggaran oleh WNA. R-005 
 Save as PDF

Next Post

Salip Truk, Pengendara Motor Masuk Kolong dan Tewas Terlindas Ban Truk

Sel Sep 5 , 2023
Korban Diduga Kurang Hati-hati Berkendara
IMG_20230905_172851

Berita Lainnya