Dojo Wirasatya, Cetak Karateka Berprestasi

22 Views

Berawal dari kecintaannya terhadap olahraga beladiri karate, tahun 2007 Pelda Purnawirawan Anak Agung Gde Putra mendirikan Dojo Wirasatya yang bermarkas di SD Kartika 1 Denpasar.

DENPASAR-fajarbali.com | “Saat itu, saya yang berdinas di Korem. Karena merasa punya keahlian, saya dirikan dojo ini dengan teman-teman,” katanya usai melatih peserta didiknya, di Denpasar, Rabu 29/11/2107.

Dibantu dengan asisten pelatih pelatih Simpae Sutama, AA. Aditya Bagus Cahyo Sugiarto, Putri ningsih, dan Nanda Dwiyanto, Sedana Yoga, dojonya ini telah berhasil mencetak atlet-atlet karateka yang berprestasi. Baik tingkat lokal, nasional hingga internasional.

“Kita tidak hanya melatih beladiri saja, tetapi juga merubah mindset anak-anak agar berpikir positif, sportifitas tinggi. Jadi bukan hanya nendang, pukul, tangkis saja,” ujarnya.

Dengan tekun dan profesional, pria kelahiran Tampak Siring, Gianyar 1963 mengelola dojonya itu, hingga kini  masih eksis. Bahkan saat ini, tercatat anggota Dojo Wirasatya mencapai 217 kohai.

“Anak didik kami, namanya Ugo Sentana sudah berhasil meraih juara nasional dan sekarang dia pindah ke Australi, dan berhasil meraih juara I di sana,” ungkapnya.

Dalam melatih anak-anak, lanjutnya, ia selalu mengutamakan disiplin, hormat, espect, excellence, maupun friendship. Selalu menampilkan yang terbaik, dan tidak ada lawan semua tidak adalah kawan.

“Kita juga tekankan kepada anak-anak lawan itu musuh. Tetapi lebih dianggap kawan. Karena dalam ketenangan batin, mereka akan meraih prestasi yang bagus,” paparnya.

Selama melatih anak-anak, terangnya, kendala yang dihadapi bukanlah sebagai hambatan. Melainkan ia jadikan tantangan yang harus diselesaikan. “Kendatipun hanya lapangan, tetapi itu tidak mematahkan semangat kami dalam melatih kohai kami,” jelasnya.

Menariknya dari dojo ini, atlet yang berpotensi mampu meraih prestasi, akan disalurkan ke PB Inkanas, untuk meningkatkan pontesinya.

“Kalau di tingkat nasional sudah banyak yang berhasil meraih prestasi,” pungkasnya. (alt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pasca Banjir, Warga Mendulang Pasir di Sungai Unda

Sen Des 4 , 2017
22 ViewsBencana tak selamanya diiringi air mata. Di Kabupaten Klungkung buktinya, banjir yang terjadi di Sungai Unda beberapa waktu lalu kini disulap menjadi rupiah.