Dituntut 3 Tahun, Jerinx Sebut Ada Pihak yang Sengaja Ingin Dia Dipenjara

DENPASARFajarbali.com | Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menjatuhkan tuntutan 3 tahun penjara terhadap I Gede Aryastina alias Jerinx pada sidang, Selasa (3/11/2020).

Atas tuntutan itu, Jerinx pun menilai bahwa ada pihak yang sengaja memesan agar dia dipenjara. 

Jaksa dihadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pimpinan Ida Ayu Nyoman Adnyadewi menyatakan terdakwa Jerinx terbukti bersalah melakukan tindak pidana ujaran kebencian terhadap Ikatan Dokter Indonesia (IDI). 

Pernyataan Jerinx melanggar Pasal 28 ayat (2) Jo. Pasal 45A ayat (2) UU No. 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No. 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. 

Atas tuntutan itu, Jerinx yang di ruang sidang nampak tenang langsung meluapkan kekesalannya saat diwawancarai wartawan di luar ruang sidang.

Jerinx menuding bahwa ada pihak lain yang sengaja ingin  memenjarakan dia. “Tuntutan 3 tahun penjara ini menunjukkan bahwa ada pihak pihak yang sengaja mau memenjarakan saya,” ujar Jerinx kepada wartawan, Selasa (3/11/2020). 

Pihak yang dimaksud Jerinx ini tentunya bukan IDI. Pasalnya, saat para saksi dari IDI memberi keterangan di muka sidang mereka sepakat mengatakan bahwa pihak IDI, baik IDI pusat maupun IDI Bali tidak punya niat untuk memenjarakan Jerinx. 

“Pihak IDI mengatakan tidak ingin memenjarakan saya, tapi kenapa saya dituntut 3 tahun penjara. Ini artinya ada pihak lain yang sengaja meminta agar saya dipenjara dan ingin memisahkan saya dengan istri saya,” tuding Jerinx. 

Karena itu, diakhiri wawancaranya, Jerinx pun menantang pihak yang ingin memenjarakannya itu untuk bertemu langsung dengannya.

“Saya ingin tahu siapa sebenarnya orang yang ingin memanjangkan saya, coba datang ke pengadilan,  siapa yang pesan sebenarnya, datang kalian ke sidang,” kata Jerinx dengan nada tinggi dan menantang.(eli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Mengapa AWK Dituding Melecehkan? 

Rab Nov 4 , 2020
Klungkung bergejolak. Ratusan warga Nusa Penida Selasa 3 November kemarin menggelar aksi damai di Monumen Puputan Klungkung. Ini laiknya aksi lanjutan soal pernyataan Wedakarna yang menyebut betare-betare lokal (Ratu Gde Dalem Peed) sebagai makhluk suci.