Diterjang Banjir, Pura Tirta Payuk dan Tirta Sudamala Porak Poranda

Dampaknya, tembok penyengker Pura dengan panjang keliling mencapai 50 meter lebih beserta candi bentar di Pura tersebut ambrol tak berbekas. Sejumlah bangunan suci, seperti Palinggih Lebuh, Pewaregan, Gedong tempat tirta mengalami kerusakan parah. Seluruh perlengkapan upacara dan sejumlah arca/patung juga hanyut,” sebutnya. Lanjut dia, kerusakan juga terjadi pada pemandian umum. “Total kerugian mencapai Rp 500 juta,” tegasnya. Sementara upaya penanggulangan dilakukan secara gotong royong melibatkan warga setempat dibantu petugas BPBD Bangli. “Setelah ini akan kita lakukan upacara pembersihan terlebih dahulu. Sedangkan untuk perbaikannya, masih akan kita parumkan bersama banjar pengempon,” jelasnya.

 

Disisi lain, kondisi serupa juga menimpa areal Pura Tirta Sudamala di banjar Sedit, Kelurahan Bebalang, Bangli. Kelian Adat banjar Sedit, Nyoman Mawan menjelaskan, hujan deras telah menyebabkan aliran sungai Sangsang meluap mencapai ketinggian sekitar 3 meter. Dampaknya, kata dia, sejumlah fasilitas seperti tempat pengelukatan (Beji), tempat bakti, tempat pemangku mengalami kerusakan karena tertimbun material lumpur bercampur sampah. Selain itu, sejumlah material untuk persiapan pembangunan Bale Pesandekan di areal Pura tersebut, berupa pasir, batako, kayu sebagian hanyut terbawa arus aliran sungai yang meluap. “Total kerugian mencapai Rp 100 jutaan,” jelasnya,. Lanjut dia, proses pembersihan dilakukan secara gotong royong oleh krama pengarep. Diperkirakan, proses pembersihan akan memerlukan waktu lebih dari seminggu. Terlebih kondisi air Sungai Sangsang sampai saat ini masih cukup besar. (ard)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top