Ditengah Pandemi dan Cuaca Buruk, Ketahanan Pangan Bali Masih Aman

  Sebelumnya, Trisno menyampaikan berdasarkan data Disperindag Bali terkait perkiraan ketersediaan stok barang pokok di Pulau Dewata untuk periode Februari 2021, ketahanan stok mencukupi pemenuhan rata-rata 2 bulan ke depan. Berdasarkan informasi dari berbagai lembaga terkait, kelancaran distribusi saat ini masih lancar. Itu terlihat dari pasokan kebutuhan pokok masih memadai di pasar-pasar. Namun demikian, sejalan dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro yang diterapkan untuk daerah Jawa-Bali tentunya secara tidak langsung juga berpengaruh pada distribusi pangan saat ini.

  "Terkait hal tersebut, kami sudah dan terus berkomunikasi dengan TPID, untuk mengimbau secara rutin kepada distributor untuk memperlancar pengiriman kebutuhan pokok ke pasar-pasar untuk menjaga kestabilan harga. Termasuk melakukan kerja sama dengan TPID daerah lainnya," ujarnya.

  Kerja sama TPID yang sudah ada saat ini antara TPID Bangli dan TPID Lombok Barat. Kerja sama tersebut antara lain terkait distribusi telur ayam ras dari Bangli dan jagung sebagai pakan ternak dari Lombok Barat. Selain itu, saat ini juga telah dilakukan penjajakan antara Provinsi Bali dan NTB terkait kerja sama pemasaran produksi hasil pertanian.

  "Selain itu di tengah faktor musim dengan curah hujan yang cukup tinggi, TPID Bali juga telah melakukan upaya-upaya dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Bali sendiri," tandasnya. (dha)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top