Disidik juga tidak memberikan imbauan untuk meliburkan siswa bila mengalami demam atau flu. “Kita percayakan kepada tim medis, bila mengalami demam kontak saja dokter atau tim medis. Dan proses belajar mengajar tetap normal,” tegasnya. Dikatakannya, siswa di Gianyar baik SD, SMP, SMA/SMK tidak heterogen seperti di kota besar, sehingga kekhawatiran tidak perlu berlebihan. Disarankannya lagi, untuk sementara siswa tidak melakukan kegiatan di tempat keramaian. “Intinya jangan panik, terus jabat tangan cium tangan dihentikan sementara dan bila ada yang sakit agar penanganannya jangan berlebihan,” tutupnya.(gds).










