Disapu Banjir Bandang, SD N 5 Banjar Lumpuh

sekolah
Sekolah SD 5 Banjar yang terendam oleh lumpur

Lebih jauh tutur Sutjidra dari hujan lebat yang terjadi Jumat Malam, sebanyak lima kecamatan yang terdampak bencana. Dimana kelima kecamatan tersebut yakni Kecamatan Banjar yang paling parah, kemudian Kecamatan Seririt, Sukasada, Buleleng dan Kecamatan Busungbiu.

“Lima kecamatan yang terdampak akibat hujan lebat yang terjadi pada Jumat malam. Ada yang mengalami banjir, longsor namun yang paling parah terjadi di Desa Banjar hingga menelan korban jiwa,”lanjutnya.

Dari peristiwa tersebut, pemerintah bersama dengan tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian terhadap korban serta pembersihan rumah-rumah warga yang terdampak akibat banjir bandang.

“Dari Tim kita terus berusaha melakukan pencarian terhadap korban dan pembersihan material lumpur dirumah-rumah warga yang terdampak,”ucapnya.

Lebih jauh tutur Bupati Sutjidra dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dipasang sebesar Rp 5 Milyar akan dilakukan penambahan hal itu akibat kejadian bencana banjir bandang serta kejadian bencana di lima kecamatan yang terjadi.

“Dari anggaran belanja tidak terduga yang dullunya hanya lima milyar kita nanti akan melakukan penambahan. Kami optimalkan dalam pencarian korban yang hilang setelah itu akan dilakukan rehabilitasi dimana warga yang rumahnya perlu direhab atau dibangun ulang dan yang terakhir yakni perlindungan social bagi masyarakat yang terdampak bencana,”ucap Sutjidra.

Dilain sisi menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa menuturkan dari hujan lebat yang terjadi sebanyak lima kecamatan yang terdampak dengan total kejadian sebanyak 94 kejadian.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top