Dokter Suarjaya menggambarkan jika di Bali ada 120 puskesmas, maka seluruh puskesmas tersebut diharapkan dapat melaksanakan vaksinasi sebagai upaya percepatan program vaksinasi untuk para nakes maupun kelompok rentan lainnya. "Seandainya semua puskesmas di seluruh Bali melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk 50 orang nakes saja tentu jumlahnya akan besar dan vaksinasi ini akan segera terselesaikan," imbuhnya.
Pihaknya juga meyatakan sudah membentuk struktur tim lapangan yang akan membantu percepatan proses vaksinasi di Bali. "Saya juga menghimbau agar dilaksanakan vaksinasi massal bagi para nakes," terang dr Suarjaya sembari menyatakan bahwa ia merencanakan pelaksanaan vaksinsi massal akan dilaksanakan 4 Februari 2021. (dha)










