Iptu Sudana menduga jasad orok itu merupakan hasil dari hubungan gelap oleh pasangan yang tidak bertanggungjawab. Diduga merasa malu, sehingga membuang bayinya di TKP. "Kondisi orok saat ditemukan masih ada tali pusar. Sedangkan matanya tidak ada dan jenis kelamin belum terlihat," bebernya.
Iptu Sudana menambahkan jasad orok diperkirakan dibuang sejak sehari sebelumnya. Apalagi katanya di TKP sering terjadi pembuangan bayi di lokasi dan pihak polsek Abiansemal masih menyelidikinya. Kini jasad orok tersebut telah dibawa ke RSD Mangusada, Kapal, untuk dilakukan otopsi. (Hen)










