Diduga Kelelahan Bekerja, Buruh Proyek Asal Surabaya Meninggal di Bali

IMG_20260417_180557
BURUH TEWAS-Polisi melakukan penyelidikan dan evakuasi di lokasi proyek kos tempat ditemukan Sumarsono meninggal.
DENPASAR -fajarbali.com |Diduga kelelahan bekerja, buruh proyek asal Surabaya, Jawa Timur, bernama Sumarsono (52) ditemukan meninggal dunia di depan proyek kos Jalan  Noja Gang Sri Rama, Banjar Wongan, Denpasar Utara pada Jumat 17 April 2026 sekitar pukul 06.00 Wita. Hasil penyelidikan aparat kepolisian tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. 
 
Menurut Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, korban merupakan buruh proyek asal Surabaya, Jawa Timur. Ia ditemukan tewas dalam posisi terlentang di atas dipan di area luar bangunan proyek. Korban mengenakan jaket biru dongker, celana pendek, dan kacamata, serta tertutup selimut sarung batik. 
 
"Kondisi tubuh korban sudah kaku di atas dipan proyek," bebernya. 
 
Pihak kepolisian mendapatkan informasi bahwa sebelum kejadian, ada saksi buruh yang melihat korban tidur di depan proyek. Saksi bernama Pujianto itu lantas membangunkan korban hendak mengajak makan pagi. Tapi korban tidak merespons, meski tubuhnya sudah digoyang berkali-kali.
 
"Saksi kaget melihat tubuh korban sudah kaku dan tidak ada reaksi, ternyata korban sudah meninggal," sebutnya. 
 
Mantan Kanitreskrim Polsek Mengwi ini mengatakan, penyebab kematian korban diduga akibat sakit atau kelelahan. Polisi telah mendatangi lokasi, memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang-barang milik korban berupa dompet berisi uang, telepon genggam, dan KTP. 
 
Selain itu, petugas kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi ditemukannya buruh proyek, dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya kekerasan. 
 
"Dari pemeriksaan luar oleh tim forensik, nihil ditemukan tanda kekerasan baik akibat benda tajam maupun benda tumpul,” bebernya. 
 
Selanjutnya, pihak kepolisian menghubungi pihak keluarga korban di Surabaya, Jawa Timur. Petugas telah mengarahkan keluarga agar membuat laporan resmi terkait peristiwa tersebut. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top