Diduga Disambar Petir, Gudang Kasur Terbakar

Diduga akibat sambaran petir, sebuah gudang kasur di Banjar Muding Kaja, tepatnya di timur Kantor Lurah Kerobokan Kaja, Kuta Utara, terbakar, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 02.00 dinihari. Kobaran api di dalam gudang menghanguskan 4 truk, 3 cary pikup dan satu motor. Kerugian ditaksir mencapai 1 miliar lebih.

DENPASAR-fajarbali.com | Saksi mata dilokasi kebakaran menerangkan, saat kejadian cuaca sedang hujan dan terdengar suara petir menggelegar. Sesaat kemudian listrik pun padam. “Saksi mengatakan setelah terdengar suara petir, tercium seperti bau karet terbakar,” kata sumber polisi (7/12/2017).

Tak lama mencium aroma baru karet menyengat hingga saksi keluar kamar. Dia berencana mencari sumber bau tersebut. Nah, saksi melihat dari halaman rumahnya, ada kepulan asap dari gudang kasur Springbed Elite, yang lokasinya tak jauh dari rumah saksi. “Saksi kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran,” ujar sumber yang enggan disebut namanya itu.

Namun karena di dalam gudang terdapat barang-barang yang mudah terbakar, seperti alat-alat membuat kasur dan sebagainya, api dengan cepat membesar. Warga sekitar tidak mampu berbuat banyak hanya bisa menonton dari kejauhan sembari menunggu petugas pemadam tiba di lokasi.

Hebatnya, tak sampai satu jam, gudang kasus dan isinya ludes terbakar. Parahnya, di dalam gudang terdapat 7 unit mobil yang sedang diparkir dan semuanya ludes terbakar. Diantaranya Suzuki extra DK 9704 FY, 2 Suzuki Even Cup, 4 truk Mitsubishi serta satu motor hangus dilalap api. Tercacat, gudang kasur itu milik Bu Susana (40), asal Banjar Dukuh Sari, Desa Padangangsambian Kaja, Denpasar Barat. “Kerugian masih didata, namun diperkirakan mencapai miliaran rupiah,” terang sumber.

Informasi dilapangan mengungkapkan, diduga kuat kebakaran itu disebabkan sambaran petir yang awalnya menyambar antena di depan gudang. Akibat dari sambaran petir tersebut menimbulkan kobaran api. “Api kemudian menjalar kebawah dan merembet ke mobil yang parkir di depan gudang,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Badung I Wayan Wirya, mengatakan pihaknya selama 4 jam memadamkan api. Untuk penyebab kebakarannya Wirya belum berani menduga akibat  sambaran petir. “Masih diselidiki aparat kepolisian. Untuk kerugian masih dihitung. Tapi melihat barang-barang yang terbakar, kerugian diperkirakan miliaran,” bebernya. (hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pariwisata Badung Semakin Lesu, Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Harapkan Tak Ada PHK 

Sen Des 11 , 2017
Desakan kalangan pekerja pariwisata agar tidak terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) jika kondisi pariwisata di Bali terus mengalami kelesuan akibat dampak erupsi Gunung Agung, belum mendapat solusi pasti dari pemerintah.