Dari hasil tersebut sontak saja menambah ketegangan yang dialami warga masyarakat setempat bahkan polisi juga tidak mau gegabah dalam melakukan Tindakan sehingga melaporkan hal tersebut ke Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Bali guna melakukan penanganan terhadap barang tidak bertuan tersebut.
Setelah dilaporkan ke Tim Penjinak Bom, sekitar pukul 12.35 wita tim Jibom tiba dilokasi kejadian. Kedatangan para tim penjinak bom tersebut dengan melibatkan dua kendaraan gegana dengan delapan personal itu langsung melihat serta mempersiapkan dalam penanganan tersebut serta melakukan penyisiran di Lokasi tempat ditemukan barang gelap tersebut.
Dalam penanganan terhadap barang tersebut, warga masyarakat hingga wartawan yang ada di Lokasi tidak diijinkan berada dilokasi. Semuanya diharapkan berada di radius 100 meter dari tempat atau Lokasi barang tersebut.
Selama dalam penanganan yang berlangsung sekitar 30 menit, dimana tim Jibom memasang alat X Ray yang berfungsi untuk mengetahui secara pasti isi dari paket tersebut. Setelah melakukan pengecekan, akhirnya paket yang dibungkus menggunakan plastic gelap itu diketahui tidak berisi barang berbahaya. Dimana paket yang mencurigakan tersebut diketahui berisi peralatan kebersihan seperti sapi, serok dan tempat sampah.
Menurut Panit Jibom Polda Bali, IPDA Made Gede Sucita saat dikonfirmasi disela-sela usai melakukan pemeriksaan terhadap barang gelap itu menuturkan dimana dalam pengecekan awal yang dilakukan jajaran kepolisian diduga barang tersebut mengandung bahan berbaha metal sehingga tim Gegeana Polda Bali langsung diterjunkan.”Dari pengecekan awal kami mendapatkan kabar bahwa barang tersebut mengandung bahan berbahaya metal sehingga tim Gegana Polda Bali diterjunkan. Karena tutupnya berbahan dari besi sehingga terdeksi bahan metal,”tutur Sucita.










