Diduga Ada Berbau Korupsi LSM dan Mahasiswa Desak DPRD Buat Pansus Kasus Bank Buleleng

SINGARAJA – fajarbali | Perusaan Daerah (PD) Bank Buleleng yang berada jalan Pramuka Singaraja di diduga menyimpan berbagai masalah, termasuk dugaan korupsi yang dilakukan salah satu pegawainya sendiri hingga permasalah yang sedang digugat di Pengadilan Negeri (PN) Singaraja. hal ini membuat para mahasiswa bersama dengan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Gema Nusantara Antonius Sanjaya Kiabeni mendatangi DPRD Kabupaten Buleleng guna mendesak DPRD Kabupaten Buleleng segera bersikap untuk membentuk Pansus guna menyelesaikan permasalahan yang ada di Bank Buleleng.


Kedatangan belasan para mahasiswa dan LSM itu diterima langsung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng Ketut Susila Umbara di ruang gabungan Komisi DPRD Kabupaten Buleleng, Senin (22/3/2021) siang. Para mahasiswa bersama dengan LSM membuat pernyataan yang isinya mendesak pihak DPRD Kabupaten Buleleng membuat pansus guna menyelesaikan permasalahan yang terjadi di PD Bank Buleleng.

Bukan hanya itu, DPRD juga diharapkan membuat rekomendasi dilakukan penyegaran terhadap seluruh pimpinan hingga pegawai yang ada di Bank Buleleng dan mampu mengawal proses hukum yang sedang dijalani PD Bank Buleleng di Pengadilan Negeri Singaraja agar tidak melakukan interfensi terhadap permasalah yang telah dihadapi.

”Kami datang ke DPRD Buleleng untuk mendesak anggota dewan sendiri sebagai wakil rakyat agar membentuk pansus serta DPRD Kabupaten Buleleng juga merekomendasi kepada pemerintah agar dilakukan penyegeran terhadap pimpinan dan pegawai yang dimiliki PD Bank Buleleng sehingga nantinya bersih, kredibel, tranparan dalam menjalankan tugas perbankan di bank milik daerah tersebut,” desak Ketua LSM Gema Nusantara Antonius Sanjaya Kiabeni saat dikonfirmasi disela-sela diterima di DPRD Kabupaten Buleleng.

Baca Juga :
Bupati Minta Fokus Tiga Zona Pariwisata di Buleleng Jadi Zona Hijau
Satu Buah Sarkofagus Ditemukan Di Desa Tegallinggah

Lelaki yang akrab disapa Anton ini juga menuturkan jika PD Bank Buleleng telah menjalani masalah digugut di Pengadilan Negeri Singaraja sesuai dengan surat gugatan nomor 93/Pdt.G/2021/PN Sgr. Dengan adanya hal tersebut, pemerintah dan DPRD Kabupaten Buleleng diminta segera bersikap tegas demi kelangsungan perusaan daerah yang bergerak di Perbankan.

”Kini PD Bank Buleleng kan di gugat di PN Singaraja maka kami sangat mengharapkan ketegasan dari pemerintah dan sikap dari DPRD Buleleng sehingga semua maslahan itu tuntas dan PD Bank Buleleng bersih dari tangan-tangan berdosa,”ucap Anton.

Dilain sisi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Ketut Susila Umbara mengharapkan agar para LSM dan mahasiswa menyurati DPRD Kabupaten Buleleng sehingga nantinya akan ditindak lanjuti permasalahan tersebut.

”Memang kedatangan para LSM dan mahasiswa terkait dengan PD Bank Buleleng kami juga perlu mengetahui permasalahan yang dialami dan kami sarankan kepada LSM dan mahasiswa membuat surat ke DPRD sehingga nantinya kami akan tindak lanjuti untuk melakukan pemanggilan terhadap yang bersangkutan,” ucap Susila dengan singkat. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SHARP Indonesia Serius Garap Pasar Notebook Indonesia

Sel Mar 23 , 2021
Jakarta-fajarbali.com | Pada akhir Juni 2020 lalu Sharp Corp. secara resmi mengakuisisi 100% Dynabook Inc. selaku anak usaha Toshiba yang fokus pada produk notebook dan juga laptop. Di bawah merek Sharp, Dynabook semakin agresif untuk memasuki pasar yang kian berkembang di masa pandemi ini khususnya di pasar notebook Indonesia.