Didominasi Pelajar, Pembalap Liar Akan Diberikan Sanksi Lebih Tegas

(Last Updated On: )

 

MANGUPURA -fajarbali.com |Kasat Lantas Polres Badung AKP Aan Saputra berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada gerombolan pembalap liar, sebagai langkah efek jera. Ia mengakui bahwa para pembalap liar ini didominasi anak remaja yang masih duduk di bangku sekolah. 

 

Diterangkannya, pihaknya sudah berupaya keras untuk menekan aksi balapan liar. Melalui pendekatan di media sosial, mendatangi sekolah sekolah, hingga bengkel bengkel dan lain sebagainya. 

 

Hanya saja, para kawula muda itu tidak pernah kapok. Wajar saja, para remaja ini sepertinya terorganisir. Bahkan para remaja yang terlibat balapan liar sangat lihai menghindari polisi patroli. Termasuk mereka juga selalu berpindah-pindah lokasi untuk balapan liar. 

 

“Mereka itu memiliki mata-mata dan grup WhatsApp. Kami pernah mau gerebek ternyata kedatangan kami diketahui dan mereka langsung bubar. Mereka punya orang yang mengawasi kedatangan aparat dari jauh,” ujarnya. 

 

AKP Aan menegaskan pihaknya akan mencari cara untuk bisa menekan aksi balapan liar khususnya di wilayah Kabupaten Badung. “Salah satu cara adalah memberikan sanksi lebih tegas lagi. Balapan liar ini memang selalu didominasi anak remaja duduk di bangku sekolah,” bebernya. 

 

Dijelaskannya, paska penangkapan balapan liar oleh belasan remaja di Jalan Gatot Subroto Barat menuju arah Kerobokan, Kuta Utara, beberapa waktu lalu, Satlantas Polres Badung kian gencar melakukan patroli. “Kami akan gencarkan patroli. Kami juga akan menindak semua para joki maupun penonton,” tegasnya. 

 

Langkah tegas lainnya, Polisi akan menahan sepeda motor balapan liar minimal selama 2 bulan. Apalagi kalau motornya dimodifikasi tidak sesuai standar pabrikan apalagi tanpa surat-surat akan saya proses lebih lama lagi,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara ini. (Hen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lahan Tidur 31 Are Digarap, Ditanami Porang

Rab Agu 25 , 2021
(Last Updated On: )GIANYAR-fajarbali.com | Walau belum dikembangkan secara masif, tanaman porang mulai dikembangkan di Desa Saba, Blahbatuh, Gianyar. Salah satubwarga yang mengembangkan komoditas ini adalah Gusti Ngurah Kapidada yang memanfaatkan lahan miliknya seluas 31 are. 

Berita Lainnya