Pihaknya mengatakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai pada generasi muda tidak hanya menititik beratkan pada pendidikan disekolah saja, melainkan juga mulai dari hal-hal kecil dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan keluarga, pergaulan dan masyarakat. Pihaknya menyatakan keprihatinan terhadap berbagai permasalahan dikalangan generasi muda saat ini. "Banyak sekali persoalan mulai dari kekerasan hingga intoleransi, tidak hanya dalam pergaulan sehari-hari, tetapi juga didunia maya," jelasnya.
Sementara Bupati Jembrana, I Nengah Tamba yang menerima peserta aksi, mengapresiasi aksi yang dilakukan komponen anak muda di Jembrana ini. "Ini inspirasi positif bagi generasi muda di Jembrana," ujarnya.
Menurut Tamba, generasi muda Indonesia harus mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan baik sebagai mahluk individu maupun mahluk sosial. Pihaknya mengajak generasi muda untuk tetap produktif dan inovatif, terlebih dalam situasi pandemi seperti saat ini. "Anak muda harus kritis dan peduli, bisa memberikan masukan dan berpartisipasi dalam pembangunan di daerah. Mulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Apalagi anak muda menguasai media sosial. Pernyataan sikap ini selanjutnya akan kami tindaklanjuti dengan instansi terkait untuk diteruskan ke pemerintah," terangnya. (prm)










