Terkait dengan permasalahan air yang ada di Fakultas MIPA hal itu dapat dikarenakan posisi kampus yang berada di daerah Bukit Jimbaran. Meskipun demikian, pihak rekanan selalu berusaha untuk memperbaiki kesalahan ataupun kerusakan yang ada. Terkait dengan fasilitas penunjang di ruangan kelas seperti lampu AC kipas dan proyektor pihak tekanan menyediakan dana pemeliharaan untuk hal tersebut namun itu dirasa tidak cukup untuk memperbaikinya. Maka dari itu diharapkan juga kepada mahasiswa untuk bijak dalam menggunakan fasilitas yang ada. Terkait dengan kurangnya penyediaan tempat pembuangan akhir dan pengelolaan limbah hasil praktikum hal tersebut sudah dibangun namun pihak tekanan masih bingung juga terkait adanya pembangunan gedung untuk pembelajaran baru ataupun untuk laboratorium baru apakah nantinya akan dipindahkan atau akan dibuat baru.
Aspirasi Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Terkait dengan pembentukan BSO di Fakultas MIPA masih dirasa kurang diperlukan karena ditakutkan juga akan mengganggu kegiatan-kegiatan lain. Terkait dengan PKM pihak fakultas sudah berusaha untuk memberikan pendamping kepada mahasiswa sehingga untuk PKM berikutnya diharapkan ada yang lolos. Pelaksanaan Pilmapres itu menjadi tanggung jawab Ketua Himpunan Mahasiswa, BEM, dan didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan serta dosen pembimbing kemahasiswaan sehingga dapat dipersiapkan lebih awal lagi. Sistem alur verifikasi dan validasi poin SKP memang awalnya diserahkan kepada wakil BEM. Namun karena terjadi kesalahan atau pelanggaran yang ditemukan yakni memvalidasi sertifikat yang lama maka untuk validasi poin SKP diserahkan kepada pihak fakultas untuk menghindari kesalahan yang sama.










