Desa Wisata Pengelipuran Siap Terima Kunjungan Wisman

BANGLI-fajarbali.com | Rencana Pemerintah untuk membuka kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Bali per tanggal 14 Oktober 2021 mendatang, disambut antusias oleh para pelaku pariwisata di Kabupaten Bangli. Berbagai persiapan pun telah dilakukan. Seperti halnya yang dilakukan Desa Wisata Pengelipuran, Bangli.

Ditengah persiapannya menyambut kedatangan wisatawan mancanegara tersebut, pihak Pengelola Desa Wisata Pengelipuran juga tetap berkomitmen melakukan pembatasan jumlah kunjungan mencapai 50 persen dari kapasitas yang ditentukan untuk mencegah terjadinya kerumunan.  Hal ini diakui Pengelola Desa Wisata Pengelipuran, I Nengah Moneng saat dihubungi awak media, Selasa (12/10/2021).

Kata dia, berbagai persiapan telah dilakukan pihak pengelola terkait rencana dibukanya kembali kunjungan wisman tersebut. “Persiapan yang dilakukan, diantaranya meningkatkan pengelolaan di bidang manajemen. Berikutnya, meningkatkan SDM yang kita miliki dan masyarakat juga tetap diberikan informasi terkait kedatangan tamu internasional agar kewaspadaannya semakin ditingkatkan terutama dalam penerapan prokes. Selain itu, kami juga sudah menggelar rapat-rapat. Kesimpulannya kami telah siap,” ungkap Moneng.

Sebelumnya diakui pula, kawasan desa wisata Pengelipuran sejatinya telah diuji coba dan dibuka kembali untuk pengunjung sejak tanggal 9 September lalu. “Sejak uji coba itu, dari hari ke hari jumlah kunjungan terus meningkat. Awalnya 100 orang, kemudian meningkat secara bertahap hingga terakhir mencapai 300 orang. Sehingga jika kami dirata-ratakan, sekitar 200 orang per hari yang didominasi wisdom,” bebernya.

Untuk itu, kepada pengunjung pihaknya juga mengharapkan agar betul-betul mentaati aturan di desa wisata Pengelipuran terkait penerapan Prokes tersebut. Tindak lanjut dari itu, pihak Pengelola Desa Wisata Pengelipuran, juga telah mulai menyiapkan berbagai fasilitas sarana dan prasarana penunjang lainnya untuk kenyamanan wisatawan. Salah satunya, berupa papan pengumuman atau informasi dan tata tertib kaitannya dengan prokes. “Persiapan lain, wastafel, disinfektan termasuk alat-alat kebersihan hingga toilet kita tetap siapkan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu untuk mencegah terjadinya kerumunan, lanjut Moneng, pihak Pengelola tetap berkomitmen melakukan pembatasan dan pengaturan jumlah kunjungan.  “Dalam upaya menjaga agar Pengelipuran situasinya tetap aman dan nyaman, selamat serta lingkungannya tetap terjaga, maka kapasitas tetap dibatasi. Kalau dulu, biasanya kapasitas yang kita miliki kira-kira 800 orang per hari. Sekarang 50 persen dari kapasitas itu, sekitar 400 per hari. Itu pun akan diatur sedemikian rupa untuk menghindari terjadinya penumpukan,” bebernya. Dengan kata lain, kata Moneng, kapasitas jumlah 400 itu akan disebar di berbagai tempat yang telah disiapkan. Jika kedatangan wisatawan lebih dari itu, kata dia, pihaknya akan kembali melakukan evaluasi lebih lanjut.

“Apabila sewaktu-waktu kapasitasnya berlebih, maka akan diatur jika tamu sudah keluar, baru dipersilakan mereka yang baru datang masuk. Sehingga Pengelipuran bisa tetap terjaga kenyamanannya,” pungkasnya. (ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Ahok Berkunjung ke Jembrana

Sel Okt 12 , 2021
NEGARA -fajarbali.com | Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok datang Jembrana. Kedatangannya , disambut  Bupati Jembrana, I Nengah Tamba bersama jajaran Forkopimda Jembrana, di Mako Polres Jembrana, Selasa (12/10/2021).