Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For., MARS., secara resmi meluncurkan Sekolah Lansia SEKALA. Nama SEKALA merupakan kepanjangan dari "Sekolah Lansia Aktif" di Desa Pejeng Kelod, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Jumat (22/5/2026).
Program pendidikan nonformal bagi lanjut usia tersebut dihadirkan sebagai ruang pembelajaran sepanjang hayat guna menjaga kualitas hidup lansia agar tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif.
Launching Sekolah Lansia SEKALA turut dihadiri jajaran lintas sektor mulai dari unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, aparat desa, kader pembangunan manusia, hingga pengurus sekolah lansia.
Dalam sambutannya, dr. LuhDe., menekankan pentingnya kesehatan psikologis sebagai fondasi utama kesehatan lansia.
“Kunci utama kesehatan di usia senja itu berawal dari bagaimana kita mengelola pikiran. Di Sekolah Lansia SEKALA ini, saya mengajak Bapak dan Ibu semua untuk selalu ceria, berpikiran positif, dan sebisa mungkin menghindari stres. Ketika pikiran kita bersih dan positif, imunitas tubuh akan meningkat dengan sendirinya sehingga hidup sehat di usia senja bukan lagi sekadar impian,” ujarnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Pemerintah Desa Pejeng Kelod melalui Sekretaris Desa, Pande Putu Eka Saputra. Ia menilai Sekolah Lansia SEKALA menjadi ruang sosial yang sangat penting bagi para lanjut usia untuk menjaga kesehatan mental dan mengurangi risiko kesepian di masa tua.
“Kami dari Pemerintah Desa Pejeng Kelod memberikan dukungan penuh atas terbentuknya Sekolah Lansia SEKALA ini yang saat ini diikuti oleh 30 siswa lansia berasal dari lingkungan Desa Pejeng Kelod. Wadah ini sangat baik bagi para lansia untuk berkumpul, beraktivitas, dan tetap merasa bahagia di tengah perubahan rutinitas kehidupan,” katanya.










