Bukan hanya itu, acara Deklarasi KBS-Ace akan dihadiri oleh beberapa tokoh. Diantaranya kader PDIP Bali sekaligus Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Ngurah Puspayoga serta tokoh Pelingsir Puri Pemecutan Ida Cokorda Pemecutan.
"Kami pastikan Puspayoga akan hadir saat deklarasi, karena beliau sangat berkomitmen. Nanti tokoh Puri Pemecutan (Cok Pemecutan) juga akan hadir," terang Kadek Agus.
Untuk itu, pihaknya mengajak kepada seluruh masyarakat Denpasar agar hadir pada acara deklarasi tersebut. Pihaknya juga telah menyediakan tempat parkir bagi masyarakat yang ingin menghadiri Deklarasi. Kadek Agus yang juga anggota DPRD Kota Denpasar mengaku jika Deklarasi yang dikemas dengan acara pagelaran seni dan budaya itu akan sedikit mengganggu lalulintas disekitar Ardha Candra. Untuk itu, pihaknya memohon permakluman.
"Bersama ini, dengan kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada warga masyarakat Kota Denpasar, yang mana berlangsungnya acara pada hari Minggu (4/2/2018) mulai Pukul 16.00-22.00 Wita tentunya terjadi gangguan lalulintas disekitar tempat acara yang menghambat aktifitas. Untuk itu kami sangat berharap dan berkenan bapak/ibu bisa memaklumi kondisi sesat tersebut," pintanya.
Saat ditanya mengenai target kemenangan, PDIP Kota Denpasar berani memasang 60 persen. Baginya, angka tersebut sangat realistis dan bisa tercapai. Pasalnya, saat ini PDIP Kota Denpasar mengklaim telah mengantongi 51 persen suara. "Target 60 persen optimis tercapai dengan modal suara 51 persen. Karena banyak sekali komunitas masyarakat belum kami garap. Tapi, kami belum melakukan gerakan, sudah datang menyatakan dukungan. Kami tidak sebutkan karena ini kartu as kami. Nanti akan digarap oleh lawan sebelah kami. Ada juga komunitas muslim yang jarang mudik," terangnya. (her)










