Disinggung mengenai pengisian eselon II yang kosong, Sutjidra mengungkapkan akan memanfaatkan sistem meritokrasi melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (Simata) dan juga lelang jabatan. Ia mengaku akan mengkombinasikan dua mekanisme itu. Dua mekanisme itu digunakan untuk menyeleksi aparatur yang akan menduduki jabatan kepala OPD.”Kita lihat dulu latar belakang, prestasi , dedikasinya, loyalitasnya yang terakhir ini yang sedang viral ini yaitu tak tercela. Ya mudah-mudahan kita mendapatkan pejabat yang betul-betul berintegritas,”ungkapnya.
Bupati asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini juga menambahkan khusus untuk pengisian kepala sekolah akan dipercepat. Hal tersebut menyangkut ijazah para siswa nanti. Pengisian ini diupayakan sebelum tahun ajaran baru.”Astungkara ya. Ini juga kita evaluasi karena banyak sekali jabatan kepala sekolah yang belum terisi,”imbuh Sutjidra. @gus










