Dampak Covid-19, Taman Budaya Provinsi Bali ditutup Untuk Umum Dan Maksimalkan Perawatan

Suka Redaya menyatakan, anggaran tersebut akan dikembalikan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali. “Anggaran yang tersisa maupun yang tidak bisa dibelanjakan atau digunakan harus dikembalikan pada tahun ini, juga tidak boleh disimpan untuk digunakan tahun depan,” ujarnya.

 

Ia juga menyayangkan, dengan ditiadakannya Pesta Kesenian Bali 2020 yang memicu batalnya pembuatan 215 stand pameran dan 28 stand kuliner ini, maka ini berarti ada ratusan UMKM yang tidak bisa memasarkan produknya dalam ajang PKB di tahun ini. 

 

Meski gelaran PKB tahun 2020 sudah resmi dibatalkan, saat ini pihak UPTD Taman Budaya Provinsi Bali telah melakukan berbagai langkah preventif yang dirasa perlu untuk dilakukan guna mengantisipasi meluasnya pandemi Covid-19 di Taman Budaya. Antara lain, ditutupnya Taman Budaya untuk umum hingga 21 April 2020 mendatang. 

 

Selain itu, kegiatan penyemprotan dengan disinfektan juga telah dilakukan di beberapa titik lokasi yang biasanya digunakan untuk pementasan di Taman Budaya ini, yang nantinya akan dilanjutkan untuk penyemprotan secara menyeluruh. “berhubung alat semprot yang kami gunakan kapasitasnya kecil dan terbatas kemampuannya, maka penyemprotan dilakukan secara bertahap. Nantinya akan kami lanjutkan dengan penyemprotan secara menyeluruh,” ungkap Suka Redaya.

 

Walau saat ini ditutup untuk umum, pihak UPTD Taman Budaya tetap melakukan perawatan secara maksimal terhadap fasilitas maupun gedung-gedung pertunjukan. "Taman Budaya memiliki 1 gedung pameran, 2 gedung pertunjukan indoor dan 4 tempat pertunjukan outdoor ini tetap dirawat dengan menerjunkan petugas secara bergiliran dengan sistem piket, baik untuk membersihkan areal taman budaya serta menjaga koleksi lukisan yang dimiliki taman budaya. Untuk itu, terdapat 12 petugas jaga dan 6 satpam yang datang mengawasi secara bergiliran. Selama ditutup hanya gedung pameran yang perlu diawasi, karena ada banyak karya pelukis maestro," papar Suka Redaya. (dar).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top