Dalami Motif, Polisi Masih Memburu Pelaku Pembunuh Tu Pekak

Dua Pelaku De Anggur dan Bem Bem Ditahan di Polresta Denpasar.

(Last Updated On: )

KORBAN-Korban I Putu Eka Astina alias Tu Pekak saat dirawat di rumah sakit akibat luka tusuk. 

 

DENPASAR -fajarbali.com |Tim Resmob Polresta Denpasar masih memburu pelaku yang menghabisi nyawa I Putu Eka Astina (40) yang tewas saat nonton ogoh-ogoh di depan dealer Suzuki Jalan Veteran, Denpasar Utara, pada Selasa 21 Maret 2023 sekitar pukul 21.00 Wita. Sementara dua pelaku yakni I Gede Santiana Putra alias De Anggur (30) dan I Dewa Gede Raka Subawa alias Bem Bem (23) kini masih menjalani pemeriksaan. 
 
Pengejaran terhadap pelaku lain dibenarkan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, saat dikonfirmasi awak media, pada Jumat 14 Maret 2023. Ia  menerangkan memang sudah ada dua orang yang ditangkap yaitu I Gede Santiana Putra alias De Anggur, dan I Dewa Gede Raka Subawa alias Bem Bem. 
 
Namun masih ada pelaku lain yang diduga terlibat atas kematian Tu Pekak. “Ya benar (memburu pelaku lain), masih didalami,” ujarnya.  
 
Ditanya soal motif, AKP Sukadi mengatakan juga masih didalami. Pasalnya, kedua pelaku belum membeberkan secara menyeluruh terkait motif penyerangan dan penusukan tersebut. 
 
Sementara, dari versi lainnya dilapangan menyebutkan antara korban dan dua pelaku sejak lama tidak akur dan berselisih paham. Apalagi kedua pelaku disebutkan dulunya pernah bekerja sebagai sopir korban saat bekerja di property. 
 
Diberitakan sebelumnya, malam pengerupukan jelang hari Raya Suci Nyepi di Jalan Veteran, Banjar Tainsiat, Desa Dangin Puri Kaja, Denpasar Utara, Selasa 21 Maret 2023 ternoda. I Putu Eka Astina (40) alias Tu Pekak tewas dikeroyok dan ditusuk senjata tajam saat nonton ogoh ogoh bersama anak dan istrinya. 
 
Korban ditusuk oleh dua pelaku yang dikenalnya yakni I Gede Santiana Putra alias De Anggur dan I Dewa Gede Raka Subawa. Bahkan, korban dan pelaku sama-sama berasal dari Banjar Karang Sari, Dangin Puri Kaja, Denpasar. 
 
Korban sendiri tewas dengan 8 luka tusukan di dada, perut, dan kaki. Pascakejadian, korban masih sempat bangun berdiri meski pun badanya bersimbah darah. 
 
Rekan-rekannya membawa korban ke RS Wangaya dan kemudian di rujuk ke RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar hingga kesadaranya menurun dan tewas dalam perawatan. Korban meninggalkan istri bernama I Nengah Wikarsini dan dua anaknya yang masih kecil. R-005 

Next Post

Resmi Dibuka, Living World Denpasar Hadirkan Arsitektur Khas Pulau Dewata Dengan Konsep Ramah Lingkungan

Sab Mar 25 , 2023
(Last Updated On: ) Acara pembukaan Living World Denpasar yang dihadiri oleh sejumlah pejabat. (Foto : Tha)   DENPASAR-fajarbali.com | Living World Denpasar yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto resmi dibuka pada Jumat (24/3/2023). Tak elak, pusat perbelanjaan dengan konsep “Home Living & Eat-ertainment” yang dikembangkan oleh Kawan Lama Group ini, […]
pembukaan living World Denpasar

Berita Lainnya