CSR Sonora Peduli Stunting, Beri Paket Nutrisi Bagi Anak di Wilayah Kecamatan Sukawati

Soroana

Oleh karena itu, kerjasama yang kita lakukan di hari ini untuk masyarakat kita di Kecamatan Sukawati, mudah-mudahan ini bisa dilakukan seterusnya kepada pihak yang lain. "Pada prinsipnya kami di BKKBN akan siap untuk berkolaborasi," harapnya.

Dalam kesempatan ini, Brabar juga menyampaikan bahwa untuk di Bali, angka kasus stunting berada di posisi terendah di nasional. Menurut Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) angka stunting di tingkat nasional sebesar 21,6 persen, sedangkan di Bali 8 persen. Brabar menegaskan Bali akan menurunkan menjadi 6 persen pada 2024. "Di Bali stuntingnya sudah turun, yang sebelumnya sebesar 10,9 persen (SSGI 2021) menjadi delapan persen. Tetapi target kita turunkan dua lagi supaya jadi enam persen di tahun depan," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan BKKBN Bali terus melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan stunting. Pencegahan stunting harus dilakukan secara pentahelix atau melibatkan semua pihak. Saat ini, BKKBN memiliki inovasi dapur stunting (Dasat). Untuk itu, pihaknya melibatkan pakar gizi.

"Bapak Presiden mengharapkan pada 2024 angka stunting harus menjadi 14 persen secara nasional. Dan di Bali, kita menargetkan agar turun hingga tinggal mencapai 6 persen atau mungkin turunnya bisa sampai 4 persen bahkan zero. dan kita kerja keras untuk kabupaten-kabupaten sehingga semua pihak ada kepedulian." ujarnnya. 

Untuk mencegah terjadinya stunting, Brabar juga menambahkan dalam membangun sebuah keluarga perlu dan penting melakukan persiapan secara fisik dan juga mental. Untuk calon pengantin, BKKBN memiliki aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil). Jika mau menikah, pihaknya berharap para calon ibu mengisi aplikasi tersebut.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top