Kalau ada yang memanggil untuk menggarap bangunan baru bekerja apalagi kalau tidak bekerja dan tinggal dirumah sudah barang tentu kami tidak bisa makan,”imbuhnya. Terlebih, jelas pria parubaya itu dengan adanya pandemic corona yang terjadi dirinya merasakan sulit bekerja karena banyak warga masyarakat yang mengurungkan melakukan pembangunan karena situasi dan keuangan yang sangat paceklik.
”Kalau sekarang kami sangat sulit mencari pekerjaan karena orang-orang yang dulunya mau membangun tidak jadi karena situasi seperti ini terlebih ditengah prekonomian yang mengalami paceklik. Dengan adanya hal itu, kami sangat mengharapkan adanya uluran tangan bantuan sembako dari pemerintah sehingga kami beserta dengan keluarga bisa bertahan hidup ditengah pandemic corona yang terjadi,”harapnya lagi. (ags).










