Fauziah juga mengingatkan pentingnya memilah sampah agar material yang dikirim memiliki nilai lebih tinggi. “Jadi saya punya sampah ada yang mengambil lalu masih diberikan reward," ujarya
Ia juga menyarankan agar sampah botol plastik tidak dicampur dengan sampah lainnya. Dengan sampah botol plastik terpisah, makan akan menaikkan value botol tersebut. Ia juga menunjukkan hasil dari daur ulang sampah botol plastik,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyebut bahwa seluruh botol yang terkumpul akan masuk ke fasilitas daur ulang Amandina Bumi Nusantara. “Lalu proses selanjutnya adalah botol-botol tersebut akan didaur ulang oleh Amandina Bumi Nusantara untuk menjadi resin dan pelet. Selanjutnya akan dijadikan botol lagi yang aman untuk digunakan,” katanya.
Melalui Recycle Me 2025, Coca-Cola Indonesia berharap semakin banyak masyarakat Bali yang berpartisipasi dalam pengumpulan botol plastik, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan komunitas lokal dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. (dj)










