Cegah Anemia pada Remaja Putri di Sibangkaja Manfaatkan STT

u10-IMG-20251125-WA0005
Poltekkes Kemenkes Denpasar menggelar PkM di Desa Sibangkaja, Abiansemal, Badung, yang bertujuan mencegah anemia pada remaja putri dengan menyiapkan Sekaha Teruna Teruni (STT) sebagai pendidik sebaya. 

MANGUPURA-fajarbali.com | Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar memberi perhatian khusus kepada keselamatan remaja putri melalui program Pengabdian kepada Masyarakat(PkM).

Sebab, remaja putri pada masa pubertas sangat berisiko mengalami anemia gizi besi. Hal ini disebabkan banyaknya zat besi yang hilang selama menstruasi.  

Anemia defisiensi besi dapat menimbulkan dampak pada remaja putri antara lain cepat lelah, menurunkan daya tahan tubuh terhadap penyakit infeksi, menurunkan kebugaran tubuh, menurunkan konsentrasi dan prestasi belajar serta akan berdampak pada saat kehamilan. 

Tingginya anemia pada remaja putri disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang pencegahan anemia dan persepsi terhadap anemia dan tablet tambah darah (TTD) yang kurang memadai.

Untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan dalam pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri, maka perlu dilakukan penyuluhan dengan memberdayakan organisasi remaja yang ada di masyarakat Provinsi Bali yaitu Sekeha Teruna Teruni (STT) sebagai pendidik sebaya. Metode penyuluhan dengan pendidikan sebaya sangat efektif diterapkan pada remaja. 

Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada beberapa waktu lali melalui pelatihan kepada pendidik sebaya tentang peran tentang pencegahan anemia pada remaja putri. Selanjutnya pendidik sebaya yang sudah dilatih akan melakukan penyuluhan kepada teman sebaya tentang pencegahan anemia. 

Fokus sasaran kegiatan berjumlah 60 orang yang terdiri dari 15 orang pendidik sebaya dan 45 orang teman sebaya yang diberikan penyuluhan oleh pendidik sebaya dengan metode small group discussion (SGD). Setiap pendidik sebaya memberikan penyuluhan kepada 3 orang teman sebaya. 

Kegiatan tersebut dibuka I Ketut Ruma selaku perwakilan dari Perbekel Desa Sibangkaja. Ruma mengungkapkan perlunya pencegahan anemia pada remaja putri untuk mempersiapkan kesehatan reproduksi di masa depan. 

Edukasi dan pelatihan ini diharapkan bisa dimanfaatkan oleh anggota Sekehe Teruna Teruni (STT) yang sudah ditunjuk agar dapat memberikan edukasi pada remaja putri di Desa Sibangkaja secara mandiri dan berkesinambungan. 

BACA JUGA:  Pentingnya Menjaga Kekuatan Tubuh Saat Pandemi

Pelatihan diberikan oleh Nengah Runiari, S.Kp, S.Pd, M.Kep,Sp.Mat dan tim dari Poltekkes Kemenkes Denpasar. Setelah diberikan pelatihan, STT mampu memberikan edukasi kepada teman sebayanya. 

Terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap Pendidik sebaya dan remaja putri tentang pencegahan anemia. Pada Kesempaatan tersebut juga diserahkan booklet tentang anemia dan cara pencegahannya sebagai bahan edukasi bagi STT. 

 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top