DENPASAR -sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Cari bambu untuk membuat layang-layang, nasib tragis dialami seorang pelajar kelas XII, Wayan Sukrayasa, 17. Pelajar ini terpeleset dan tenggelam di Tukad (sungai) Batu Penyu di Jalan Siulan Gang Flamboyan, Penatih Dangin Puri, pada Kamis (2/7/2020) petang.
Hingga malam ini pukul 22.30 Wita, korban asal Jalan Siulan, Banjar Buaji Penatih Dangin Puri itu belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Sebelum kejadian, korban bersama kedua temannya, yakni Nyoman Angandika, 25 dan Ketut Suparta, 17. Dalam keterangan saksi Nyoman Angandika, mereka bertiga datang ke lokasi untuk mencari bambu buat layang-layang.
Nah setelah mendapatkan bambu, Nyoman Angandika naik duluan dari tebing sungai itu. Sedangkan Ketut Suparta masih bersama korban Wayan Sukrayasa.
"Setibanya di atas tebing, saksi Nyoman Angandika mendengar teriakan temannya Ketut Suparta bahwa korban tenggelam," terang Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi, Kamis (2/7/2020).
Walhasil saksi bergerak turun ke bawah dan melihat korban sudah tidak ada. Kedua saksi lalu mencari dan turun ke lubuk sungai. Namun karena tidak bisa berenang, mereka pun memanggil warga setempat.
Sementara dari keterangan saksi Ketut Suparta, korban terpeleset saat menarik bambu. Padahal saksi sudah mengingatkan agar jangan memaksakan diri menarik bambu yang sulit ditarik. Tapi korban tidak mengubrisnya dan malah turun ke tebing untuk mencari bambu.










