Bupati Tamba evaluasi Serapan Anggaran 

Sedangkan untuk Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga, Bupati asal Desa Kaliakah ini minta agar pemberian beasiswa di evaluasi. Hal ini ditegaskan karena Pemkab Jembrana mengeluarkan anggaran yang cukup besar untuk biaya pendidikan.  ”Ada Perbup yang dikeluarkan sebelumnya tentang pemberian beasiswa berprestasi. Pemberian beasiswa seperti itu kami pastikan Perbupnya di tahun 2022 akan kami ubah,” tegasnya.

Bupati Tamba juga menilai jika pemberian beasiswa tetap mengacu kepada Perbup tahun 2019,  pihaknya memastikan  Perbup itu tidak memiliki roh dan rasa keadilan.”Prestasi anak orang kaya dan  prestasi anak orang miskin tentu beda. Anak orang miskin pulang sekolah mereka kerja termasuk makanan mereka juga kerap mengkonsumsi makanan yang kurang bergizi. Sementara anak dari orang kaya, mereka datang dari sekolah,  segala kebutuhan  di rumahnya telah tercukupi, sehingga anak itu sendiri tinggal  belajar tanpa memikirkan beban kerja lainnya" terangnya.. 

Menurutnya ke depan , dia berharap bagi siswa miskin di Jembrana ini nantinya belajar sampai di tingkat diploma. "Ini kita akan fasilitasi sampai mereka dapat pekerjaan. Dengan demikian, secara perlahan keluarga miskin akan bisa dituntaskan," ujarnya. (prm)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top