Bupati Tabanan Serahkan Bantuan Kepada Umat se-Dharma di Lombok

“Saya bilang Astungkara, ini benar benar harus dibantu, jadi ada yang menyambungkan dan kita juga sudah ikhlas dan sudah terbiasa mepunia, jadi ini adalah gayung bersambut.  Tidak ada pemaksaan sama sekali, tidak. Justru kami sangat senang sekali kalau ada yang menjembatani, sehingga bantuan ini bisa tersalurkan dengan baik,” tuturnya.

Setelah perbincangan tersebut, Bupati Eka menghimbau seluruh OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan dan Masyarakat Tabanan untuk bersama-sama membantu. Kalau masalah kebaikan, dijelaskannya, bahwa semua harus ikut andil termasuk Masyarakat Tabanan dan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

“Saya bilang sama Pak Sekda dan Asisten, kumpulin dululah punianya. Sudah berapa dapatnya, terakhir saya yang tambahin. Jadi itu konsep yang kita lakukan selama ini, dan jangan pernah berpikir dapat apa-apa lo ya? Jangan. ini adalah nantinya Tabungan yang gak kelihatan, yang akan kita pakai saat kita butuh, sebagai tangga untuk mencapai suatu kebebasanm," katanya.

Dijelaskannya arti kebebasan itu sesuai dengan versinya. “Kebebasan itu artinya apa? Kita akan mendapatkan kedamaian, ketenangan sekaligus keselamatan, itulah kebebasan. Astungkara dengan adanya bantuan ini saya berterimakasih kepada semua OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Masyarakat Tabanan, karena sudah tulus ikhlas nyarengin mepunia,” jelasnya.

I Made Budi, selaku Panitia Pembangunan Pura Desa Sila Sedana Baturinggit, Desa Slelos, Kecamatan Gangga, Lombok Utara, mengucap syukur atas bantuan yang telah ia terima.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top