Bupati asal desa Bunutin, Kintamani ini juga menyampaikan, karena terjadinya wabah covid-19 banyak warga yang menggeluti bidang pertanian seperti petani hydroponik dan berkebun. Contohnya seperti bapak Dewa Gede Putra ini, yang awalnya sebagai pelaku pariwisata karena terkena dampak covid-19, ahirnya muncul niat untuk bertani dengan memberdayakan lahan yang terbengkalai yang dia miliki. “Marilah kita sebagai masyarakat, harus bangkit didalam menghadapi wabah ini,” ajaknya. Terlebih, lanjut Made Gianyar, kita di Bangli ini masih memiliki cukup lahan pertanian. “Mudah-mudahan kedepannya petani dan pertanian bisa menjadi soko guru perekonomian bagi kita semua,” pungkasnya. (arw)










