Terkait target wisatawan, Tamba tidak pilih pilih. Baik itu wisatawan domestik maupun asing
" Harapannya agar dapat sesuatu dari pariwisata ini . Bukan hanya asap dan debu karena sekedar dilewati," sambungnya.
Daerah sendiri sambungnya juga tengah menyiapkan infrastruktur serta fasilitas penunjang wisata dengan konsep one stop destination.
Mulai dari sentra tenun Jembrana, atraksi wisata rutin tahunan, Jegog, UMKM/kuliner serta sirkuit all in one. Termasuk gilimanuk sebagai pintu gerbang Bali bagi wisatawan domestik dari Jawa.
Akan ditata sehingga mencirikan pelabuhan modern dan memberi nilai tambah bagi wisatawan yang melintas .
Sementara untuk promosi wisata, Bupati Tamba juga minta dibuat seefektif dan efisien mungkin. Artinya uang yang dikeluarkan harus tepat sasaran , menjangkau target yang dituju.
Sementara Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah ( BPPD) Jembrana, Kadek Rondy Ginawan berharap pemerintah daerah memperbanyak penunjuk arah tempat destinasi wisata di Jembrana. Baik itu plang wisata maupun bilboard maupun videotron. Selain itu, dia juga menyampaikan adanya keluhan dilapangan terkait Lampu penerangan jalan menuju akses wisata ada yang mati. Ia ingin lampu penerangan itu segera diperbaiki. Selama ini masih banyak lampu penerangan jalan didaerah daerah wisata justru mati sehingga gelap dan kurang nyaman bagi wisatawa
Selain itu , Ia mengharapkan event bisa melibatkan disektor perhotelan . Misalnya dari kunjungan kerja yang masuk ke jembrana wajib menginap di Jembrana. Perlunya promosi yang berkesinambungan juga menjadi sorotan .Tujuannya tidak lain untuk mempromosikan bagaimana Jembrana sebagai daerah wisata agar dikenal market.










