Menteri Budi Karya menambahkan, rencana pembiayaan pembangunan MRT/LRT ini tidak hanya dengan satu konsep saja, tetapi bisa juga melalui skema loan. “Ada satu negara sudah menyetujui loan untuk tahap pertama, tapi kita akan kombinasikan dengan pihak swasta yang sudah akan bersedia untuk turut andil. Jadi intinya, kami ditugaskan untuk melakukan klarifikasi beberapa informasi, semoga ini bisa segera terlaksana,” imbuhnya.
Sementara itu Bupati Giri Prasta atas nama pribadi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Badung menyampaikan apresiasi kepada Presiden, Menteri Perhubungan beserta tim, maupun kepada Pj. Gubernur Bali terkait dengan rencana pembangunan transportasi MRT/LRT di Bali, khususnya di wilayah Kabupaten Badung yang memang amat sangat membutuhkan moda transportasi umum yang berkualitas dan terintegrasi untuk menghindari terjadinya kemacetan di jalan raya. Disamping itu dengan terwujudnya pembangunan MRT/LRT ini, dirinya meyakini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan investasi maupun peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Bali.
“Selama ini wilayah Kabupaten Badung bisa menyumbang devisa Rp 120 triliun/tahun kepada negara melalui bandara, hotel konsorsium dan sebagainya. Inilah kontribusi Badung untuk negara. Kalau kami dilibatkan dalam program ini kami siap, sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kami. Semua masalah tidak bisa kita selesaikan sendiri tapi kami yakin dengan kehadiran Bapak Menteri Perhubungan masalah transportasi ini bisa dicarikan sebuah solusi, terimakasih kami dukung sepenuhnya,” tutupnya.W-004










