“Saya tahu bahwa di Bali ini mempunyai filosofi yang kuat yaitu Filosofi Tri Hita Karana, tetapi tentu saja tidak bisa sendiri. Sebagai negara kepulauan yang memiliki pantai yang sangat luas, tentunya kerjasama menjadi kata kunci untuk menjaga tempat kita. Sampah ini merupakan masalah yang luar biasa kalau tidak diatasi. Sampah akan mengganggu lingkungan laut, mengganggu kesehatan masyarakat, tentu saja mengganggu pariwisata dan tentu saja mengganggu swasembada pangan karena nanti lebih banyak sampahnya daripada ikannya,” ujar Zulkifli.
Bupati Giri Prasta ditemui seusai acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pemerintah pusat yang telah ikut serta dalam menjaga lingkungan dalam hal ini membersihkan sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta. Dijelaskan lebih lanjut, Pemkab Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung terus berupaya menanggulangi sampah yang ada di sepanjang Pantai Kuta guna menjaga agar destinasi pariwisata tetap nyaman dinikmati oleh para wisatawan.
“Adanya kegiatan ini mencerminkan bahwa negara hadir ditengah-tengah masyarakat dalam mengatasi permasalahan sampah. Pemkab Badung tetap berkomitmen dalam menanggulangi dan membersihkan sampah yang ada di tempat-tempat destinasi pariwisata yang ada di Kabupaten Badung. Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak, baik dari TNI/Polri hingga penggiat lingkungan hidup yang selama ini menjaga kebersihan Pantai Kuta,” ucapnya.W-004










