Berdasarkan pada maksud dan tujuan serta sisi kedayagunaan,tambah bupati, maka keberadaan organisasi Palang Merah Indonesia di tengah tengah kehidupan masyarakat telah kita rasakan, atas dasar itu maka sudah sewajarnya memberikan dukungan yang positif terhadap keberadaan PMI dan kegiatannya. Selain itu, bupati juga mengingatkan, PMI Kabupaten Karangasem untuk mengaktifkan peran Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah. “Selaku Pemerintah Daerah, saya berpesan kepada seluruh peserta agar benar-benar mengikuti musyawarah kerja dengan baik, demi kemajuan PMI yang kita cintai ini. Dan semoga bantuan oprasional yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sesuai kebutuhan,”ujarnya lagi.
Sementara itu, Ketua Pengurus PMI Kabupaten Karangasem, dr. I Nengah Suranten, M.M menyampaikan, tugas pokok Palang Merah Indonesia (PMI) adalah membantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan terutama tugas-tugas kepalangmerahan yang meliputi,Kesiapsiagaan Bantuan dan Penanggulangan Bencana, Pelatihan Pertolongan Pertama untuk Sukarelawan, Pelayanan Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat dan Pelayanan Transfusi Darah. Pelayanan dodnor darah dilakukan melalui mobil unit keliling maupun layanan di UDD RSUD Kabupaten Karangasem untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang di rawat di RS. ”Persediaan Darah pada akhir-akhir ini memang belum maksimal. Hal ini karena adanya penurunan animo untuk donor darah dan juga kendala akses kepada pendonor sukarela yang harus datang ke UDD RSUD Kabupaten Karangasem bila mau donor darah. Mungkin kedepan bisa dipikirkan Pelayanan donor darah di UDD RS berada di tempat strategis, mudah dijangkau dan suasananya lebih nyaman di luar Rumah Sakit,” ucapnya. (bud).










