Bunda PAUD Ny. Sagung Antari Jaya Negara Gaungkan PAUD Holistik Integratif : Komitmen Wujudkan Anak Cerdas, Sehat dan Terlindungi Secara Berkelanjutan

1000507588
Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara bersama Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa saat menghadiri Sosialisasi Kebijakan PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) di BPMP Provinsi Bali, Senin (31/8).

DENPASAR-fajarbali.com | Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, menggaungkan pentingnya penerapan Pendidikan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) sebagai upaya memastikan anak tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga tumbuh sehat, ceria, aman, dan terlindungi. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi Kebijakan PAUD HI yang digelar Disdikpora Provinsi Bali bersama Bunda PAUD Kota Denpasar di BPMP Provinsi Bali, Senin (31/8).

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Sagung Antari didampingi Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa. Tampak hadir Ketua IGTKI Kota Denpasar, Ketua Himpaudi Kota Denpasar, perwakilan BPMP/LPMP Provinsi Bali, Bunda PAUD Desa/Kelurahan, serta kepala sekolah PAUD se-Kota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan Bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) dari Disdikpora Provinsi Bali kepada Bunda PAUD Kota Denpasar untuk selanjutnya disalurkan kepada satuan PAUD se-Kota Denpasar. Selain itu, turut diberikan apresiasi kepada Bunda PAUD Desa/Kelurahan Tingkat Kota Denpasar sebagai bentuk penghargaan atas komitmen dalam mendukung pengembangan PAUD.

Desa/Kelurahan penerima Apresiasi Bunda PAUD Desa/Kelurahan tingkat Kota Denpasar Tahun 2026 yakni Bunda PAUD Kelurahan Serangan, Ni Wayan Satuh, Bunda PAUD Desa Sidakarya, Ni Made Sukarniati, Bunda PAUD Desa Dauh Puri Kelod, Nengah Candri, Bunda PAUD Kelurahan Dauh Puri, Ni Made Ayu Kusuma Dewi, Bunda PAUD Kelurahan Dangin Puri, Ni Putu Tuty Siadnyani, Bunda PAUD Desa Kesiman Petilan, Ni Wayan Pujiani, Bunda PAUD Dessa Dangin Puri Kaja, A.A Putri Trisnawati, dan Bunda PAUD Desa Dangin Puri Kauh, Ida Ayu Indira Mandini Manuaba.

Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara mengatakan, usia dini merupakan masa emas dalam pertumbuhan anak sehingga pemenuhan kebutuhan dasar tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, PAUD HI harus mampu menghadirkan layanan yang mencakup pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, serta perlindungan anak secara terpadu. “PAUD Holistik Integratif bukan sekadar mengenai proses pembelajaran di dalam kelas, melainkan mencakup pemenuhan layanan esensial anak usia dini secara menyeluruh,” ujarnya.

BACA JUGA:  Berbagi Kasih Di Tengah Pandemi Pemkot Sumbang Makanan Kepada Yayasan Pendidikan Dria Raba

Sagung Antari menambahkan, Pemerintah Kota Denpasar terus mendorong penguatan sinergi antar-lembaga, organisasi mitra PAUD, serta pemberdayaan Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa/kelurahan. Kolaborasi tersebut penting untuk memastikan setiap anak memperoleh hak tumbuh dan berkembang secara optimal. “Mari kita satukan langkah, bersinergi dan berkolaborasi demi menghadirkan layanan PAUD berkualitas dan bermutu untuk semua anak-anak kita,” ucapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKPLK) Disdikpora Provinsi Bali, Made Vitri Apsari, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Denpasar dan Pokja Bunda PAUD Kota Denpasar yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menegaskan, pengembangan anak usia dini harus dilakukan secara utuh dan berkesinambungan dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari keluarga, satuan pendidikan, layanan kesehatan, pemerintah desa/kelurahan, hingga masyarakat.
“Anak usia dini tidak hanya membutuhkan kesempatan belajar yang baik. Mereka juga memerlukan kesehatan yang terjaga, gizi yang cukup, pengasuhan penuh kasih sayang, perlindungan dari kekerasan dan perundungan, serta lingkungan yang aman dan mendukung,” jelasnya.

Vitri Apsari menambahkan, pendekatan holistik berarti melihat kebutuhan anak secara menyeluruh, sedangkan integratif berarti seluruh pihak bekerja bersama dan saling melengkapi demi kepentingan terbaik bagi anak. Ia berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada peningkatan pemahaman, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program nyata di tingkat kota, kecamatan, hingga desa dan kelurahan.
"Melalui sosialisasi ini, sinergi lintas sektor diharapkan semakin kuat dalam mewujudkan layanan PAUD yang sehat, aman, ramah anak, dan berkualitas, sehingga mampu mencetak generasi Denpasar yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter, dan berkembang sesuai potensinya," ujarnya. (Car)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top