Buleleng Festival 2025 Resmi Dibuka, Giri Puji Pengelolaan Sampah Buleleng

WhatsApp Image 2025-08-18 at 20.41.32_7b561396
Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta membuka Buleleng Festival dengan ditandai ‘Ngoncang’

Bupati Sutjidra menjelaskan filosofi mendalam di balik topeng sebagai warisan budaya tak benda. Topik topeng bukan sekadar penutup wajah. Di baliknya menyimpan cerita, karakter, dan nilai-nilai luhur. Festival selama enam hari (18-23 Agustus 2025) ini, menurutnya, menjadi medium penting untuk memamerkan keberagaman topeng Buleleng.”Mulai dari topeng sakral dalam ritual hingga topeng seni pertunjukan. Ssekaligus edukasi bagi generasi muda,” jelasnya.

Dirinya menambahkan Buleleng Festival 2025 juga memperhatikan aspek keberlanjutan. Material yang ada di Buleleng Festival 2025 ini sepenuhnya berwawasan lingkungan. Ia memberikan apresiasi khusus pada karya spektakuler patung raksasa sebagai latar belakang panggung utama berbahan daur ulang plastik seberat 1,7 ton."Saya menyaksikan sendiri bagaimana mereka mengangkat patung ini," imbuh Sutjidra.

Pengelolaan dengan meminimalisir sampah ke TPA dan penggunaan material daur ulang ini menjadi bukti nyata komitmen Buleleng menggelar festival yang ramah lingkungan.

Dalam pelaksanaan Buleleng Festival ditahun ini tarian Magerumbungan massal menjadi tontonan pelaksanaan Buleleng Festival ke delapan ditahun ini. Dimana penari Magerumbungan yang dilakukan para anak-anak sanggar sebanyak belasan sanggar yang dilibatkan dengan jumlah penari sebanyak 150 penari. Dimana penampilan tari Magerumbungan ini merupakan bentuk karakter masyarakat Buleleng dalam melakukan Kerjasama disaat menggarap pertanian yang ada. @gus

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top