Bule Belanda Diserang 2 Pelaku Naik Motor Matic, Korban Tewas Kehabisan Darah

IMG_20260324_193810
OLAH TKP-Polisi lakukan olah TKP di depan Vila Amira nomor 1 Br. Anyar Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung.
MANGUPURA -fajarbali.com |Peristiwa penusukan hingga menewaskan Rene Pouw (49) asal Belanda di depan Vila Amira nomor 1 Br. Anyar Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Badung, pada Senin 23 Maret 2026 sekitar pukul 22.50 Wita masih terus diselidiki aparat kepolisian Polres Badung. Polisi masih mengejar 2 pelaku yang kabur mengendarai sepeda motor matic. 
 
Menurut Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Inastuti SH, pihaknya telah memeriksa 3 saksi yang melihat langsung kejadian, yakni saksi KPTAP (34), NMA (39) pemilik vila Amari, Pujiani (30) pacar korban yang tinggal di Legian, Kuta. 
 
Diceritakan, kejadian sekitar pukul 22.00 Wita, saat korban Rene Pouw dan pacarnya, Pujiana sedang berjalan-jalan. Setiba di depan vila Amira, sang pacar melihat ada 2 orang berboncengan dengan menggunakan motor matic berwarna hitam. 
 
Kedua pelaku berciri-ciri, si pengendara memakai jaket hitam grab, helm warna hitam masker warna biru. Sedangkan yang dibonceng memakai baju kaos orange tidak memakai helm. 
 
Anehnya saat dua pelaku sampai di ujung gang, mereka langsung berbalik arah. Melihat gelagat mencurigakan tersebut, korban langsung berhenti dan menyuruh pacarnya untuk mengunci vila Amira. 
 
"Tak lama saksi melihat dua pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan pisau," beber Aiptu Ayu Inastuti, pada Selasa 24 Maret 2026. 
 
Tidak hanya menyerang korban, seorang pelaku yang mengenakan jaket ojol mengejar korban yang berlari ke depan villa Amira no 4 yang saat itu dalam keadaan gelap. Namun saksi korban berhasil menghindar. 
 
"Saksi menunggu di kegelapan dan melihat dua pelaku sudah melarikan diri. Saksi lalu mendekati korban yang sudah dalam keadaan mengeluarkan darah dan berteriak meminta pertolongan," ucapnya. 
 
Dari insiden penganiayaan tersebut, korban mengalami luka terbuka yang cukup lebar di pipi sebelah kiri yang mengenai telinga kiri korban. Luka robek pada tubuh bagian kiri korban yaitu pada kepala, leher, bahu, lengan, punggung, paha bagian bawah
 
Kemudian, luka robek di bagian tengah punggung dan luka robek di pergelangan tangan kanan, di punggung jari jempol kanan. Korban segera dilarikan ke RS BIMC dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 Wita. 
 
"Kemungkinan besar penyebab kematian karena kehabisan darah," ungkap Aiptu Ayu Inastuti. 
 
Dari hasil pemeriksaan Unit Identifikasi Polres Badung di lokasi ditemukan satu buah kacamata, satu Hp, sepasang sendal slop warna putih, sepasang sendal kulit wanita bewarna coklat, satu buah mata pisau, satu buat cincin bagian pisau, satu buah ujung senter, satu buah baterai dan satu buah tutup senter. 
 
Sejalan penyelidikan berlangsung, pihak kepolisian masih mendalami rekaman CCTV yang dilalui para menuju ke TKP, mengingat di TKP minim terdapat CCTV. Kamera CCTV hanya ada di depan gang milik salah satu warga setempat. R-005 

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top