Bukanya Pariwisata Untuk Wisman Dorong Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional

Denpasar-sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com | Hingga saat ini persoalan terhadap pandemi Covid-19 terus bergulir di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Bagaimana tidak, pandemi telah berdampak di berbagai sektor kehidupan manusia, tak terkecuali sektor ekonomi.

Turunannya daya beli masyarakat serta lambatnya perputaran roda perekonomian pada kelompok Usaha Mikro, Kecil dan Menegah (UMKM) maupun skala besar, menjadi suatu hal yang perlu dicarikan solusinya untuk dapat mengurangi dampak dari pertumbuhan ekonomi negatif yang terjadi.

  Menanggapi hal tersebut, Pemerintah telah meluncurkan program yang bertujuan untuk mengurangi dampak pandemi global tersebut. Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hadir sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada perekonomian. Pada implementasinya, program PEN juga dipersiapkan sebagai salah satu solusi untuk mendukung penguatan perekonomian daerah.

  Di Bali, hampir 80 persen masyarakatnya bergantung pada sektor pariwisata. Betapa tidak, sektor pariwisata Bali merupakan sumber utama pendapatan daerah, yang menjadi penyumbang devisa terbesar bagi Negara serta sangat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional.

  "Bagi pemerintah, Provinsi Bali merupakan salah satu prioritas untuk merealisasikan program PEN, khususnya di sektor pariwisata dengan berbagai kebijakan strategis guna mendukung keberhasilan dalam implementasinya," ujar pengamat ekonomi, M. Setyawan Santoso, Senin (1/3/2021).

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top