Bukan Sekadar Gaya, Begini Cara Riding Hemat BBM ala Astra Motor Bali

pic26-04-11_23-13-14-887
Gas stabil dan kecepatan konstan jadi kunci hemat bahan bakar.

DENPASAR-fajarbali.com | Menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) ternyata tidak hanya bergantung pada teknologi mesin, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh perilaku pengendara di atas sadel. Melalui kampanye berkelanjutan #Cari_Aman, Astra Motor Bali membagikan panduan taktis bagi masyarakat agar dapat berkendara lebih efisien tanpa mengesampingkan faktor keselamatan yang menjadi prioritas utama di jalan raya.

Kunci pertama dalam menekan konsumsi BBM terletak pada kontrol pergelangan tangan, yakni menjaga putaran gas tetap stabil. Para pengendara sangat disarankan untuk menghindari kebiasaan menarik tuas gas secara mendadak atau agresif. Akselerasi yang halus dan dilakukan secara bertahap terbukti secara teknis mampu membuat pembakaran mesin jauh lebih optimal dan hemat dibandingkan gaya berkendara yang sporadis.

Selaras dengan pengaturan gas, menjaga kecepatan konstan juga memegang peranan krusial dalam efisiensi. Berdasarkan data teknis, kecepatan ideal untuk mencapai efisiensi maksimal umumnya berada pada rentang 40–60 km/jam. Pada kecepatan ini, mesin motor bekerja dalam beban yang paling ringan dan stabil, sehingga penggunaan bahan bakar tidak terbuang percuma untuk melawan hambatan angin yang besar.

Aspek lain yang sering diabaikan adalah teknik pengereman. Kebiasaan melakukan pengereman mendadak atau hard braking tidak hanya membahayakan keselamatan diri dan orang lain, tetapi juga memicu pemborosan energi. Setiap kali kendaraan melambat secara drastis, energi kinetik yang dihasilkan dari bahan bakar hilang begitu saja, memaksa mesin bekerja ekstra keras untuk kembali ke kecepatan semula saat berakselerasi lagi.

Pemanfaatan teknologi pada motor modern, seperti fitur Idling Stop System (ISS), juga menjadi solusi cerdas yang ditawarkan Astra Motor Bali. Pengendara diimbau mematikan mesin saat berhenti lebih dari 60 detik, misalnya di lampu merah yang lama. Selain itu, memantau indikator ECO pada panel instrumen dapat menjadi panduan real-time bagi pengendara untuk mengetahui apakah gaya berkendara mereka sudah masuk dalam kategori efisien atau belum.

BACA JUGA:  Astra Motor Bali Bagikan Paket Lebaran dan Service Gratis Kepada Konsumen Honda  

Instruktur Safety Riding Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, menekankan bahwa kemampuan memprediksi potensi bahaya di jalan secara antisipatif secara tidak langsung membantu menjaga ritme berkendara. Dengan waspada terhadap lingkungan sekitar, pengendara tidak perlu sering melakukan koreksi kecepatan yang mendadak. "Berkendara hemat bahan bakar harus dibarengi dengan perilaku aman. Ingat, keselamatan dimulai dari diri sendiri," tegasnya.

Melalui edukasi intensif ini, Astra Motor Bali berharap para pengguna jalan di Bali dapat mengubah pola pikir bahwa efisiensi dan keselamatan adalah dua hal yang berjalan beriringan. Dengan menerapkan prinsip #Cari_Aman, setiap perjalanan tidak hanya menjadi lebih ekonomis bagi kantong pengendara, tetapi juga menciptakan ekosistem lalu lintas yang jauh lebih nyaman dan selamat sampai tujuan. (M-001)

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top