Bahkan dirinya menjelaskan dengan terbangunnya jembatan tersebut tentunya akan mengurangi masyarakat yang putus sekolah dengan alasan askes menuju sekolah sangat sulit.”Kalau dulu banyak siswa yang tidak mau sekolah karena harus menempuh jalan yang sangat panjang dan juga berbasah-basahan dan sekarang sudah sangat gampang dengan ada jembatan yang telah dibangun,”tuturnya lagi.
Selain untuk siswa sekolah, jembatan ini juga dinilai sangat membatu guna memutar roda perekonomian yang ada di masyarakat di tiga desa. Dimana masyarakat bisa menyalurkan hasil pertaniannya itu dengan cepat.”Nanti jembatan ini juga mempermudah warga masyarakat dalam menyalurkan hasil pertaniannya dengan mudah,”ulasnya.
Lebih jauh tutur Angga, dalam pengerjaan jembatan ini telah dilaksanakan selama satu minggu yang dilakukan secara swadaya antara masyarakat, TNI dan Polri dan pengerjaan jembatan tersebut diperkirakan akan rampung satu bulan mendatang.”Kalau pengerjaannya sudah satu minggu berjalan sekarang kita akan memasang pelingdung berupa besi dipinggir jembatan ya mungkin rampungnya sampai satu bulan kedepan,”tutupnya.
Salah satu warga masyarakat Ajik Dewa mengaku bersyukur dengan dibangunnya jembatan yang menghubungkan tiga desa.”Terus terang dari dulu kami selaku warga mengharapkan adanya jembatan yang menghubungkan tiga desa yang membuat kami gampang. Dengan jembatan ini nantinya anak kami gampang sekolah dan kami sebagai orang tua tidak merasa cemas lagi kalau anaknya sekolah,”ucapnya.
Selain gampang untuk bersekolah menurutnya juga gampang untuk menjual hasil pertanian hingga ke pasar Desa Ringdikit serta melakukan aktifitas yang lainnya.”Kita sekarang bisa melakukan penjualan hasil pertanian kami ke Pasar Ringdikit serta kami juga gampang melakukan aktifitas yang lainnya juga,”ucapnya dengan penuh syukur. @gus










