Sementara itu, Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Amin GPS menyatakan hingga belum pembahasan kearah calon menteri. Mengenai berdedarnya kabar Bali mendapat jatah 4 Menteri, Wakil Ketua Umum DPP Hanura ini menyebut bahwa prosentase perolehan suara tak menjadi acuan. "Tidak ada pembahasan pembahasan begitu. Semua hak tunggal Presiden. Lagipula jatah menteri tidak melihat prosentase tiap propinsi krn beda sistem dg Amerika. Disini tetap suara keseluruhan. Secara jumlah Bali kan tidak terlalu besar walau besar secara prosentase," akunya.
Menurutnya, peluang Bali mendapat jatah Menteri lebih dari satu dinilai sangat sulit terwujud. Namun, jika jabatan lain diluar Menteri, masih banyak peluang untuk di dapatkan. Contohnya saja Dirjen atau Komisaris di BUMN. "Kecil kemungkinannya. Tetapi Bali bisa menyasar jabatan di luar kementerian sebenarnya. Banyak posisi posisi itu dan banyak profesional dari Bali," pungkasnya. (her)










