Pada pembukaan yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, ia mengungkapkan bahwa kehadiran Basarnas dalam pembinaan potensi SAR memegang peran pengawasan dan pengendali.
Darmada juga menegaskan bahwa dalam memberikan pelayanan pembinaan potensi SAR Basarnas tidak menerapkan tarif, karena layanan tersebut termasuk dalam tugas pokok dan fungsi Basarnas. Hal itu ditegaskan kembali karena seringkali terjadi penipuan mengatasnamakan Basarnas.
Kegiatan akan berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 12 -13 Maret 2022 dan diikuti 50 peserta dari potensi SAR 115 dari seluruh Indonesia. Selama kegiatan para peserta diwajibkan mematuhi protokol kesehatan secara ketat, mengingat masa pendemi covid 19 belum berakhir.
Diharapkan kegiatan pelatihan ini dapat berlangsung dengan lancar dan nantinya ilmu yang diberikan oleh instruktur dari Basarnas dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. (Hen)










