
Bendungan Tamblang yang hampir rampung
SINGARAJA – sandybrown-gazelle-543782.hostingersite.com |Sebagai objek proyek strategis nasional, proses pemanfaatan Bendungan Tamblang sampai saat ini akan memasuki tahap impounding atau yang dikenal dengan pengisian air waduk direncanakan pada tanggal 20 Januari 2023 yang bertepatan juga dengan Rahina Siwaratri hari ini.
Hal itu terungkap dalam sosialisasi pengisian awal waduk Bendungan Tamblang yang diinisiasi oleh Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Pembangunan Bendungan Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida yang turut dihadiri oleh OPD lingkup Pemkab Buleleng terkait dan Perbekel Desa terkait bertempat di ruang rapat Kantor Unit Pengelola Bendungan (UPB) Bendungan Tamblang, Kamis (19/1) kemarin pagi.
Adapun kesimpulan dalam sosialisasi yang di paparkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bendungan II SNVT Pembangunan Bendungan BWS Bali- Penida Wayan Andi Frederich Gunawan, ST, MT ini yakni membahas terkait pelaksanaan impounding kedepan serta mensosialisasikan melaui perangkat desa untuk diinformasikan kepada warganya perihal batas aman kegiatan selama pelaksanaan impounding selama 20 hari.
Ditemui usai kegiatan, Wayan Andi mengatakan penutupan pintu air untuk pengisian waduk Bendungan Tamblang tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan ketinggian level air sekitar 1,5 meter perhari yang harapannya dapat memenuhi bendungan untuk mencapai kondisi spill-out (melimpas melebihi batas atas bendungan) dan hal tersebut akan dipantau secara bertahap dan akan di informasikan lebih lanjut kepada pihak yang terdampak pelaksanaan impounding ini.”Dalam melakukan pengisiannnya nantinya akan dilakukan secara bertahap sembali melihat situasi bendungan setelah dikasi air hal itu perlu dilakukan pengamatan secara teliti,”tuturnya.










