Belum Bisa Gelar PTM, SMKN I Amlapura Tunggu Perubahan Zona Wilayah Covid-19

(Last Updated On: )

AMLAPURA-fajarbali.com | Penerapan pemberlakuan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Karangasem tampaknya harus masih bersabar diterapkan di SMKN Negeri I Amlapura. Penyebabnya, karena lokasi SMKN I Amlapura, yakni kelurahan Padangkerta masih berada di zona orange. Penerapatan PTM pun masih harus menunggu Kelurahan Padangkerta berada di zona hijau. Padahal pihak sekolah sendiri telah mempersiapkan diri untuk menggelar PTM yang akan dimulai pada Senin (26/4/2021) mendatang.


Kepala SMKN 1 Amlapura, I Wayan Artana, menyampaikan,meski pihak sekolah sudah mempersiapkan diri melaksanakan PTM, pihaknya harus mengikuti anjuran pemerintah mengingat saat ini lokasi SMKN I Amlapura masih ditetapkan sebagai zona orange covid-19. Artana juga mengatakan, semua persiapan yang diperlukan untuk melaksanakan PTM juga telah terpenuhi sekolah.

“Karena wilayah SMKN I masih zona orange, kita harus mengurungkan niat melaksanakan PTM secara bersamaan per 26 April mendatang,” ujarnya.

Baca juga :
Karangasem Terima 70 Penggepeng dari Buleleng, Penggepeng Terjaring Operasi Dalam Semalam
Dewan Usul Genjot Potensi Pajak Lokal, Pengusaha sebut Konsumen Juga Harus Disadarkan
 

Meski belum bisa menerapkan PTM pada 26 April mendatang,kata Artana, pihaknya tetap mempersiapkan diri sehingga begitu terjadi perubahan zona, SMKN I sudah siap melaksanakan PTM. Apalagi, melihat perubahan zona yang terupdate setiap minggunya. Disampaikanya, PTM akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol covid-19 yang cukup ketat.

“Kalau sekolah sudah siap semuanya, seperti  sarana dan prasarana,namun kita juga harus tetap berkoordinasi dengan satgas Covid-19 kabupaten Karangasem,” ucapnya.

Wayan Artana, yang juga sebagai Ketua MKKS SMK di Karangasem juga mengharapkan kepada SMK yang sudah bisa melaksanakan PTM, agar tetap memperhatikan kesehatan dan penerapan prokes sesuai anjuran pemerintah. Ia pun meminta pihak sekolah tidak lengah dalam penerapan prokes yang dimulai dari pintu gerbang masuk hingga kedalam kelas harus benar-benar diperhatikan dengan baik oleh pihak sekolah.

“SMK yang berada di zona orange dan merah saya harap untuk tetap bersabar dulu, dan tetap menerapkan pembelajaran dengan model daring,” ujarnya lagi.

Di samping itu, untuk SMK yang sudah bisa menerapkan PTM pihaknya juga meminta persiapan prokes benar-benar diperhatikan, dan tetap melakukan pembersihan ruangan sterilisasi dengan disinfektan. Termasuk di masing masing ruang ada hand sanitizer, tisu, wastafel dengan jumlahnya memadai, toilet yang bersih. Termasuk kantong-kantong parkir dibuat minimal 2 tempat untuk mengurangi interaksi antar siswa.

“Keselamatan siswa juga merupakan tanggungjawab kita bersama, SMK yang sudah bisa melaksanakan PTM agar benar-benar memperhatikan prokesnya,” ujarnya lagi. (bud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Lewat FGD, OPD Diminta Realisasikan Potensi

Kam Mei 20 , 2021
(Last Updated On: )NEGARA-fajarbali.com | Guna mengembangkan potensi sumber daya unggulan daerah, Pemkab Jembrana melalui Badan Perencanaan Daerah, Penelitian dan Pembangunan (Bappeda Litbang) Jembrana melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), di Kantor Bappeda Jembrana , Rabu (21/4/2021). Tentunya untuk pengembangan potensi sumber daya unggulan daerah melalui program destination branding Jembrana.

Berita Lainnya