Bantah Selingkuhi Istri Orang, Ketut WA Laporkan GWR karena Merasa Dianiaya

Mereka lalu menggedor pintu kamar. Lantaran penasaran, NDP yang mendengar bergegas membuka pintu, sementara Ketut WA tengah berada di dalam kamar mandi sedang buang air besar.

"Saat saya berada di depan toilet, GWR dan W langsung menyerang. Saya ditendang dan dipukul, saya tidak melawan dan mencoba menghindar tapi terus dikeroyok hingga jatuh menimpa meja. Meja yang berada di sudut ruangan itu patah," tuturnya.

Usai peristiwa tersebut, GWR melapor ke Mapolresta Denpasar atas dugaan perzinaan, sementara Ketut WA juga melaporkan GWR ke Mapolresta Denpasar atas kasus penganiayaan yang dialaminya.

Ketut WA yang saat memberikan klarifikasi didampingi tim kuasa hukumnya dari Animus Law Office menegaskan bahwa tidak ada hubungan khusus antara dirinya dengan NDP.

Yang ada lanjutnya, ia dan NDP tak lebih dari penasehat hukum dan klien. NDP sendiri dikenalnya sejak sekitar 5 bulan lalu, di mana sejak NDP minta dirinya menjadi pengacara kasusnya.

"Klien saya ini sampai harus pindah lima kali tempat tinggal karena dibuntuti terus oleh suaminya itu. Nah saya ini kan penasehat hukumnya, ketika klien minta konsultasi, saya harus datang," tegasnya.

Dirinya juga menyatakan hanya beberapa kali menemui NDP di tempat kosnya. Pertemuan dilakukan untuk membicarakan terkait proses sidang perceraian yang dijalani NDP.

Sementara Rengga Rahmadhany, SH dari Animus Law Office mengaku menyayangkan aksi penganiayaan yang dilakukan terhadap Ketut WA.

"Sekalipun Pak Ketut WA ini bukan pengacara, tidak benar juga pada saat penggerebekan dilakukan hal-hal seperti pengeroyokan, intimidasi atau kekerasan," ucapnya.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top