Banjir di Sungai Yehembang, kayu kayu hutan hanyut

(Last Updated On: )

NEGARA – fajarbali.com | Air pada aliran Sungai di Desa Yehembang –  Desa Yehembang Kauh Kecamatan Mendoyo, volumenya meningkat. Banjir di Sungai Yehembang tersebut, lantaran hujan lebat yang mengguyur Minggu (1/3/2020) . 

 

 

Dari pantauan kemarin, arus air sungai cukup besar dan volume air naik. Bahkan yang mengkhawatirkan, banjir di sungai itu menghanyutkan kayu-kayu hutan. Menurut warga setempat menduga kayu-kayu hutan itu sepertinya merupakan hasil tebangan liar. Volume air sempat melebihi di atas jembatan penghubung Banjar Kedisan Desa Yehembang dengan Banjar Sekar Kejula Desa Yehembang Kauh. Kayu-kayu hutan yang hanyut sempat menyumbat dan menerjang jembatan itu, namun jembatan masih mampu menahan banjir tersebut. Warga setempat khawatir jembatan jebol, bila terus menerus diterjang kayu kayu hutan. Pihak BPBD sudah turun ke lokasi serta melihat kondisi yang terjadi. Petugas BPBD sudah 

menghimbau kepala warga setempat terutama dekat bantaran sungai supaya lebih waspada dan hati hati. Upaya himbauan juga sudah dishare ke media sosial. 

 

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana Ketut Eko Susila Artha Pramana dikonfirmasi membenarkan volume air sungai meningkat. Seluruh warga pinggira sungai diminta untuk waspada, terhadap banjir. (prm).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pantai di Badung Dibanjiri Sampah Kiriman

Sen Mar 2 , 2020
(Last Updated On: )MANGUPURA – fajarbali.com | Sampah kiriman hingga kini masih menerjang dan membanjiri bibir pantai di Badung. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung bahkan menghasilkan 30 ton Sampah kiriman per harinya.  

Berita Lainnya