Luh De mengungkapkan, ssaran keluarga berisiko stunting di Kabupaten Bangli sebanyak 2.738.
"Data ini sudah ada dan calon orang tua asuh bisa memilih siapa dan dimana anak asuhnya, bisa dilihat di-link yang kami siapkan," jelas Luh De.
Menurut Luh De, pemberian bantuan kepada sasaran berupa nutrisi pangan lokal akan diberikan langsung ke sasaran. Prosesnya akan terus dipantau, termasuk perkembangan tumbuh dan kembang anak asuh oleh Tim Pendamping Keluarga dan Penyuluh KB.
"Bantuan selain nutrisi juga bisa berupa non nutrisi. Misalnya jamban, jika sasaran tidak punya jamban," imbuhnya.
"Saya berharap kepada Bapak Wakil Bupati, agar calon orang tua asuh segera mendaftar melalui link yang telah disediakan. Karena ini akan dipantau langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, ungkap Luh De.
Pada pertemuan ini juga dilanjutkan pertemuan teknis persiapan kunjungan kerja Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga ke Bangli.










