Sementara Itu Ketua DPD PAI Jawa Timur, Fathul Yasin menjelaskan, selama 2 hari yakni pada 24-25 September 2022 bursa jual beli tanaman yang dijuluki Puspa Pesona Indonesia pada stand pameran ini, hasil transaksinya mencapai Rp 3,3 miliar.
Insan anggrek berharap ke depan pameran besar seperti ini dapat diselenggarakan, sehingga dapat mengenal banyak spesies anggek dari indonesia dan luar negeri, termasuk anggrek persilangan. Pihak delegasi internasional pun berterima kasih dapat berpartisipasi pada event ini.
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal Dan Transmigrasi RI, Abdul Halim Iskandar yang membuka secara resmi Batu Internasional EJOS 2022 mengatakan Pemerintah Indonesia dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo telah membuat program pembangunan desa hingga ke pelosok negeri.
Pihaknya juga bekomitmen mengembangkan anggrek pada desa tertinggal di Indonesia, yang tentunya dapat meninggkatkan perekonomian masyarakat.
Pada Batu Internasional EJOS 2022 ini juga dilaksanakan berbagai perlombaan untuk berbagai jenis anggrek hibrid dan species yang menghasilkan pemenang The Best of Hibrid, The Best of Species, dan The Best of Show.
Ketua Harian DPD PAI Bali, Ni Wayan Sri Laba menerima secara langsung piala penghargaan yang siserahkan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI.
“Piala ini akan kami serahkan kepada Ketua DPD PAI Bali, Nyonya Putri Suastini Koster, setelah penutupan Batu International EJOS 2022 dan rombongan tiba di Bali,” kata Ni Wayan Sri Laba yang juga pemilik Duta Orhid Garden ketika dihubungi per telepon selularnya, Senin (26/9) dari Denpasar. (rl/gde)










