Bali Miliki Nilai Tawar Tinggi Usai G20

IMG-20221125-WA0012-5bb81cdc
Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bali (dari kiri-kanan) I Nyoman Budi Utama, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana, Gusti Putu Budiarta, I Ketut Suryadi

"Sempat juga menjadi viral, dengan ada yang menanyakan pakaian apa yang digunakan, itu suatu poin yang menarik. Termasuk arak Bali salah satu minuman yang disuguhkan kepada tamu negara. Ini sebagai industri pariwisata Bali tidak kalah dengan negara lainnya," tandasnya.

Fraksi PDI Perjuangan Dukung Kebijakan Gubernur Bali Wayan Koster

Anggota Fraksi PDI Perjuangan lainnya yakni I Ketut ‘Boping’ Suryadi ikut menimpali apa yang disampaikan oleh Gung Adhi Ardhana. Menurutnya, saat ini Bali memiliki nilai tawar yang cukup tinggi. Lantaran sukses melaksanakan event berskala internasional. "Pak Gubernur kita harapkan, dari Fraksi PDIP berharap mewakili Bali ada nilai tawar lebih untuk progres komunikasi-komunikasi dalam meningkatkan apa menjadi kebutuhan Bali. Soal anggaran, infrastruktur, dan sebagainya, harapannya perhatian pusat untuk Bali secara berkelanjutan," harapnya.

Lebih daripada itu, semestinya Bali bisa menjadi perhatian lebih bagi Pusat. Tak hanya pada event-event tertentu saja, tetapi berkelanjutan. Misalnya saja mendorong terbentuknya Undang-undang (UU) Provinsi Bali sebagai regulasi dalam memperkuat sosial, adat dan budaya Bali. "Undang-Undang Provinsi Bali terkait potensi-potensi yang ada. Bukan saja masalah keberpihakan dari pusat,  tetapi Bali bertahan menjaga ke-eksisetensinya," tegasnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi I DPRD Bali I Nyoman Budi Utama menambahkan, Gubernur Bali Wayan Koster dinilai juga mampu menggerakkan potensi Desa Adat dalam hajatan G20. Yakni peran serta Pecalang yang turut terlibat dalam pengamanan. Sementara itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan lainnya, Gusti Putu Budiarta menuturkan, pasca Pandemi, gelaran G20 membuktikan bahwa Bali aman untuk dikunjungi oleh wisatawan.

BERITA TERKINI

TERPOPULER

Scroll to Top