Program SIDAYA menjadi bagian dari Quick Wins BKKBN tahun 2025 yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup keluarga, termasuk pemberdayaan lansia melalui tiga pilar active ageing: lansia sehat, lansia aman, dan lansia berpartisipasi.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah layanan seperti pemeriksaan kesehatan dasar dan mata, senam lansia, edukasi kesehatan, serta pembinaan sosial untuk memperkuat ketahanan fisik dan psikologis lansia.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Dr. dr. Ni Luh Gede Sukardiasih, M.For, MARS, menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah lansia harus dipandang sebagai potensi, bukan beban.
“Jika lansia sehat dan produktif, maka mereka bisa menjadi bonus demografi kedua bagi Indonesia. Melalui SIDAYA, kita ingin memastikan para lansia tetap sehat, aman, dan berpartisipasi aktif di masyarakat agar masa tua dijalani dengan bahagia dan bermartabat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Karangasem, yang diwakili oleh Asisten I Setda Karangasem, I Wayan Purna, S.Sos, M.Si, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan SIDAYA di wilayahnya. Ia menilai program ini sejalan dengan visi pembangunan daerah Karangasem yang AGUNG — Aman, Gigih, Unggul, Nyaman, dan Gemah Ripah Loh Jinawi.
“Lansia bukanlah kelompok yang harus disisihkan, melainkan generasi yang memiliki nilai luhur dan pengalaman berharga. Melalui SIDAYA, kami ingin menjadikan lansia sebagai subjek pembangunan yang berdaya dan menjadi teladan bagi generasi muda,” ungkapnya.
Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan SIDAYA juga menjadi ruang interaksi sosial dan emosional bagi para lansia.










